Ketua PKK Lombok Barat : Posyandu Berperan Penting Kurangi Angka Kematian Ibu Hamil

Advertisement

Ketua PKK Lombok Barat : Posyandu Berperan Penting Kurangi Angka Kematian Ibu Hamil

KATAKNEWS.com
Rabu, 06 Maret 2019

POSYANDU, Ketua TP PKK Lombok Barat Hj Khairatun Fauzan Khalid meninjau Posyandu di Dusun Penyangget, Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar. (Foto: Humas Pemda Lombok Barat) 


LOMBOK BARAT -  Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah salah satu unsur yang sangat berperan dalam menurunan angka kematian ibu hamil.

"Untuk mencapai tujuan tersebut Kader Posyandu tidak dapat bekerja sendiri," kata Ketua TP-PKK Lobar, Hj Khairatun Fauzan Khalid saat turun melakukan pembinaan Posyandu, Selasa (5/3), di Dusun Penyangget, Desa Senteluk, Kecamatan Batu Layar.

Oleh karena itu, papar Khairatun, TP-PKK Kabupaten Lombok Barat terus bekerjasama dalam melakukan pembinaan dengan Tim Penggerak PKK di tingkat desa dan sektor terkait lainnya.

Dirinya bersama tim berkomitmen akan terus turun ke desa-desa melakukan pembinaan posyandu untuk memastikan pola asuh anak agar berjalan baik.

Selain itu juga timnya akan memastikan para ibu hamil rutin memeriksakan kehamilannya, termasuk bagi ibu-ibu yang sudah melahirkan. Tidak lupa juga untuk para lansia agar rajin memeriksakan diri ke posyandu.

“Jika kerjasama ini berjalan dengan baik, maka akan mampu mewujudkan keluarga yang sehat, berbudaya, bahagia, sejahtera, maju, dan harmonis. Yang juga akan berdampak pada menurunnya tingkat kematian ibu hamil. Ini sangat penting untuk mengetahui tingkat kesehatan kita secara terus menerus. Artinya kita rutin setiap bulan memeriksakan diri baik itu ibu hamil, para lansia serta anak-anak baik bayi dan balita," tuturnya.

Khairatun yang juga merupakan bunda Paud Lobar dalam kesempatan itu mengingatkan kembali para orang tua agar rajin datang ke posyandu guna memantau tumbuh kembang anak. Dirinya berharap pembinaan yang dilakukan mulai tingkat kecamatan hingga desa dapat menurunkan resiko stunting di Lombok Barat.

"Misalnya tadi saat memeriksakan berat badan bayi kita 6,10 kg, kemarin berat badan bayi 6,5 kg. Artinya tumbuh kembang anak kita bagus dengan berat badannya naik," ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari Nurmayanti, salah satu warga yang memeriksakan balitanya di posyandu. Ia mengaku banyak manfaat yang diperoleh dari posyandu.

“Di sini kita memperoleh kemudahan dalam mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi, dan anak balita. Pertumbuhan anak balita kita bisa terpantau sehingga tidak menderita kurang  gizi," katanya.

“Di sini, ibu hamil akan terpantau berat badannya dan memperoleh tablet tambah darah. Kader posyandu Ikut berperan secara nyata dalam perkembangan tumbuh kembang anak balita dan kesehatan ibu,” tambahnya.

Pembinaan posyandu di Dusun Penyangget Desa Senteluk kali ini menyasar 68 orang Kepala Keluarga, 16 bayi, 56 balita, 60 orang lanjut usia serta 7 orang ibu hamil.

Di hari kedua pembinaan ini, TP-PKK Lobar juga didampingi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lobar, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Lobar, Tim dari Dinas Kesehatan Lobar, anggota PKK Desa, para kadus, tokoh masyarakat dan tokoh agama. (HmsLbr)