Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, Serahkan Bantuan Sekolah dan Masjid di Lombok Utara

Advertisement

Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto, Serahkan Bantuan Sekolah dan Masjid di Lombok Utara

KATAKNEWS.com
Jumat, 08 Maret 2019

BANTUAN ALUMNI AKABRI 1989. Aspers Kasad Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto saat menyerahkan bantuan dari alumni AKABRI 1989 di Lombok Utara, NTB. (Foto: Penrem 162/WB)

LOMBOK UTARA - Aspers Kasad Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto meresmikan dan menyerahkan bantuan fasilitas berupa ruang kelas dan Masjid, bagi masyarakat korban gempa bumi di  Lombok Utara.

Bantuan tersebut dari para Alumni AKABRI angkatan 1989, berupa dua lokal bangunan ruang kelas di SMAN 1 Kayangan, dan pembangunan Masjid Babussalam di Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di dua tempat berbeda, Kamis (7/3) oleh Aspers Kasad Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto, bersama rombongan se-Angkatan yang dihadiri Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Akhyar, dan Sekda KLU Drs. H. Suardi.

"Alhamdulillah, kami Alumni AKABRI 89 tergerak dan tergugah untuk membantu korban gempa khususnya di KLU dengan mengumpulkan dana untuk membangun ruang belajar di sekolah ini," kata Mayjen TNI Heri Wiranto dalam sambutannya di SMAN 1 Kayangan.

Menurutnya, pemberian bantuan semata-mata atas dasar kemanusiaan karena terpanggil untuk membantu saudara saudara kita di Lombok.

Ia mengatakan, Lombok merupakan daerah yang indah dan menjadi destinasi wisata dunia, namun saat ini masih harus berjuang setelah bencana gempa tahun lalu.

Mantan Danrem 161/WS tersebut berharap agar ruang kelas belajar di SMAN 1 Kayangan bisa dipakai secepatnya untuk proses belajar mengajar dan akan memantau terus kekurangannya.

Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar menyampaiakn mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga besar Alumni AKABRI 1989 atas kepeduliannya untuk membantu pembangunan daerah Kabupaten Lombok Utara pasca terjadinya gempa bumi, khususnya pembangunan ruang belajar SMAN 1 Kayangan.

Aspers Kasad, Mayjen TNI Heri Wiranto saat menandatangani prasasti Masjid di Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Lombok Utara. (Foto: Penrem 162/WB)

Usai penyerahan ruang kelas SMAN 1 Kayangan secara simbolis serta penandatanganan berita acara serah terima, Mayjen TNI Heri Wiranto bersama rombongan menuju lokasi peresmian bantuan pembangunan Masjid Babussalam di Dusun Gedeng, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan yang disambut Sekda KLU dan tarian adat Lombok "Rudat" dan masyarakat setempat di Masjid Babussalam.

Sekda KLU H Suardi mengatakan, kehadiran TNI Polri sejak awal gempa di KLU sangat dirasakan oleh masyarakat terutama dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan memotivasi untuk membangun kembali Lombok Utara hingga seperti kondisi sekarang ini.

"Proses percepatan rehab rekons di wilayah KLU sudah berjalan lancar, apalagi dengan adanya penambahan personel TNI akan menambah percepatan pembangunan rumah hunian tetap bagi para korban," katamnya.

Sekda juga mengucapkan terimakasih kepada Alumni AKABRI 1989 yang teah memberikan bantuan dalam pembangunan ruang belajar dan pembangunan Masjid Babussalam sehingga masyarakat memiliki tempat untuk meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT.

Sementara Mayjen TNI Heri Wiranto dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur karena Alumni AKABRI 89 bisa memberikan bantuan dan mewakafkan Masjid Babussalam untuk masyarakat Desa Sukadana.

"Sejak terjadinya gempa bumi di Lombok dan NTB umumnya, dimanapun kami berada selalu mendoakan masyarakat Lombok dan NTB agar musibah bisa dilalui dengan penuh keihklasan dan tawakkal kepada Allah SWT," kata Aspers Kasad mewakili Alumni AKABRI 89.

Pati bintang dua yang juga mantan Danrem 163/WS tersebut menceritakan proses pemberian bantuan untuk masyarakat Lombok melalui rapat Alumni.

"Kami sebelumnya berpikir dalam bentuk apa bantuan yang cocok untuk para korban, bersifat penggunaannya lama dan berbentuk monument, dan Alhamdulillah disepakati pembangunan ruang belajar dan pembangunan Masjid sebagai sarana ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT karena masyarakatnya juga mayoritas muslim," cerita Mayjen TNI Heri Wiranto.

Ia berharap semoga Masjid Babussalam bisa dimanfaatkan sebagai tempat ibadah dan menuntut ilmu agama, dan menjadi ladang amal untuk bekal di akhirat kelak.

Peresmian Masjid Babussalam ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Mayjen TNI Heri Wiranto didampingi para Alumni AKABRI 89, Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, Sekda KLU H Suardi, para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan juga diwarnai pemberian santunan kepada anak yatim di Desa Sukadana.