UNU NTB Dalami Peluang Kerjasama dengan Sejumlah Universitas di Polandia

Advertisement

UNU NTB Dalami Peluang Kerjasama dengan Sejumlah Universitas di Polandia

KATAKNEWS.com
Selasa, 01 Januari 2019

REKTOR UNU NTB. Hj Baiq Muliana saat menerima kunjungan Konjen Tiongkok, Gou Haodong di Universitas NU NTB, beberapa waktu lalu. (KATAKNEWS/Foto. Dok Istimewa) 


MATARAM - Universitas Nahdlathul Ulama (UNU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah mendalami peluang kerjasama dengan sejumlah universitas di Polandia.

Rektor UNU NTB, Hj Baiq Muliana mengatakan, kerjasama dalam bentuk pertukaran mahasiswa dan semacamnya itu didalami setelah pihaknya ikut dalam kunjungan lawatan ke Polandia, bersama rombongan Pemprov NTB yang dipimpin Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah pada Desember 2018 lalu.

"Kita dalami dan pertimbangkan. Khusus untuk UNU yang bisa dikerjasamakan (dengan universitas di Polandia) seperti ilmu-ilmu terkait prodi-prodi lingkungan dan turunannya, nutrisi dan ilmu pangan beserta variannya serta beberapa studi yg dibutuhkan NTB," kata Baiq Muliana.

BACA JUGA : NTB Jajaki Peluang Kerjasama Pendidikan dengan Polandia

Baiq Muliana mengatakan, dari hasil kunjungan ke beberapa Universitas di Polandia, ada cukup banyak hal positif yang bisa dipetik dan bisa menjadi contoh baik.

Hal positif itu antara lain, bahwa Polandia sangat memperhatikan kualitas Pendidikan bagi warga negaranya.

"Polandia menanggung pembiayaan pendidikan bagi warganya. Kalau tidak  salah ingat sebesar 30%, termasuk anggaran riset untuk sanistech," katanya.

Polandia juga merupakan negara yang bersih, dengan zero waste management.

Hal ini juga yang ke depan akan dipelajari NTB.

BACA JUGA : Menuju Zero Waste, NTB akan Kirim Perwakilan Belajar ke Universitas Warsaw Polandia

"Iklim civitas akademik di Polandia yang sangat kondusif untuk menunjang output atau outcome yang dibutuhkan pasar (lapangan kerja)," katanya.

Menurut Baiq, adanya jurusan atau prodi dan laboratorium yang tidak ada di Indonesia, juga membuat ide pertukaran mahasiswa ke Polandia akan sangat menarik dan bermanfaat.

"Polandia dalam hemat saya, cukup baik dan potensial untuk lokasi study putri-putri terbaik NTB. Terutama unuk jurusan sains, di bidang pengelolaan lingkungan," katanya.

Baiq Muliana mengakui, secara kultur budaya dan sosial kemasyarakatan Polandia memangjauh berbeda dengan Indonesia terutama NTB.

"Tapi, (itu semua bukan masalah) karena mahasiswa Indonesia di sana juga sangat bebas melaksanakan ibadah masing-masing," katanya.

Pemprov NTB sedang mendorong program peningkatan pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) melalui pertukaran mahasiswa dan beasiswa ke Polandia dan sejumlah negara lainnya.

Baiq Muliana menyarankan agar Pemprov NTB tidak hanya mengirim ke Polandia untuk program Magister saja, tetapi juga untuk Sarjana.

"Dengan begitu akan lebih banyak alumni  SMA atau MA yang berkesempatan belajar ke sana dan kelak tentu akan menguasai sainstech yang berguna untuk NTB ke depannya," kata Muliana. K18