NTB Luncurkan SAMSAT Delivery, Bayar Pajak Kini Tinggal Pencet Handphone

Advertisement

NTB Luncurkan SAMSAT Delivery, Bayar Pajak Kini Tinggal Pencet Handphone

Redaksi KATAKNEWS
Senin, 24 Desember 2018

PELUNCURAN SAMSAT DELIVERY. Kapolda NTB Irjen Pol Achmat Juri saat meluncurkan SAMSAT Delivery, Minggu (23/12) di kawasan pantai Kuta Mandalika, Lombok Tengah. (KATAKNEWS/Istimewa)

LOMBOK TENGAH - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meluncurkan program Samsat Delivery, Minggu (23/12) di kawasan wisata pantai Kuta, The Mandalika, Lombok Tengah.

Platform aplikasi berbasis digital itu memastikan masyarakat bisa menikmati kemudahan layanan membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) di wilayah Provinsi NTB.

"Dengan launching ini maka SAMSAT Delivery resmi diberlakukan. Program inovatif  yang baru pertama kali di Indonesia ini kami harapkan dapat meningkatkan tingkat pembayaran pajak kendaraan di wilayah Nusa Tenggara Barat," kata Kapolda NTB, Irjen Pol Achmat Juri, saat melakukan launching program Samsat Delivery, di kawasan wisata pantai Kuta, The Mandalika, Lombok Tengah.

Peluncuran program SAMSAT Delivery juga dihadiri para pembina Samsat NTB antara lain Direktur Lalu Lintas Polda NTB, AKBP Amin Litarso, Kepala Cabang Jasa Raharja NTB, Amiruddin Zein dan Kepala Bappenda NTB, Ir H Iswandi.

Kapolda Achmat Juri menjelaskan, selain mempermudah masyarakat membayar pajak, SAMSAT Delivery juga memudahkan proses verifikasi kepemilikan kendaraan bermotor.

"Jadi ada dua hal. Yang pertama memudahkan verifikasi (kepemilikan) kendaraan bermotor, dan yang kedua sangat memudahkan bagi masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraannya," kata Irjen Achmat Juri.

Kapolda Achmat Juri menambahkan, peluncuran aplikasi SAMSAT Delivery ini merupakan hadiah untuk NTB di akhir tahun 2018 dan menyonsong tahun 2019.

Harapannya, agar NTB bisa benar-benar bangkit, dan semakin maju serta berdaya saing dalam segala aspek pembangunan.

Dirlantas Polda NTB, AKBP Amin Litarso menjelaskan, aplikasi SAMSAT Delivery menyediakan sistem pembayaran pajak secara online, yang bisa diakses dengan mudah melalui smartphone berbasis android dan I-Phone.

Masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan bisa melihat tagihan pajak, dan bisa melakukan pembayaran melalui aplikasi ini.

"Misalnya masyarakat sedang bersantai di Lombok Epicentrum Mall, kemudian ingat mau bayar pajak, bisa langsung order melalui aplikasi SAMSAT Delivery. Petugas kami akan langsung datang membawa notice pajaknya. Jadi semudah isi pulsa," kata Amin Litarso.

Tampilan Aplikasi SAMSAT Delivery di Google Playstore.(KATAKNEWS/ilustrasi)

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB, H Iswandi mengatakan, terobosan inovasi SAMSAT Delivery ini merupakan bagian upaya peningkatan pelayanan yang terus menerus dilakukan Pemprov NTB dan jajaran stakeholders terkait.

"Di era millenial ini, kami juga melakukan terobosan yang millenial lewat SAMSAT Delivery. Jadi kita sambut 2019 dengan semangat baru, sehingga ada layanan semakin inovatif yang memudahkan layanan masyarakat," kata Iswandi.

Iswandi menjelaskan, inovasi ini juga dilakukan untuk mendorong kesadaran membayar pajak di NTB terutama pajak kendaraan bermotor.

Sebab, saat ini NTB benar-benar harus berjuang melakukan recovery di berbagai sektor pembangunan, pasca bencana gempa bumi Juli-Agustus lalu.

"Tuntutan pembangunan kita termasuk untuk recovery ke depan makin meningkat, sehingga kita juga dituntut semakin giat juga untuk pendapatan daerah," katanya.

Tahun 2019, target PAD dari sektor PKB di NTB tercatat sebesar Rp403 Miiar, atau meningkat sekitar Rp40 Miliar dari tahun 2018.

Kepala Cabang Jasa Raharja NTB, Amiruddin Zein mengatakan, peluncuran SAMSAT Delivery merupakan bagian dari kesiapan NTB menjawab tantangan global, terutama di era revolusi industri 4.0.

"Peluncuran SAMSAT Delivery yang menekankan pelayanan dengan sistem digital ini  membuktikan bahwa NTB sudah menjawab tantangan global di era revolusi industri 4.0," katanya.

Launching program SAMSAT Delivery di pantai Kuta, The Mandalika, Lombok Tengah, dilakukan bersamaan dengan kegiatan Gebyar Pajak Kendaraan 2018 yang diselenggarakan Bappenda NTB bersama Ditlantas Polda NTB dan Jasa Raharja NTB.

Tak kurang dari 10 ribu masyarakat NTB, para wajib pajak, ikut ambil bagian dalam kegiatan jalan sehat dengan doorprize utama satu unit mobil itu.

Salah seorang warga Kota Mataram, Rahmat Solihin mengaku bangga dengan aplikasi SAMSAT Delivery yang diluncurkan di NTB.

"Ya sebagai warga NTB kita bangga lah. Bayar pajak (kendaraan) di NTB sekarang sangat mudah, seperti pesan Go-Jek," katanya.

Meski tidak beruntung membawa pulang hadiah doorprize, Solihin mengaku tetap senang bisa meramaikan event Gebyar Pajak Kendaraan di Kuta Mandalika.

"Tetap senang karena  sambil jalan-jalan di destinasi wisata andalan NTB juga," tukas dia. K24