Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Korem 162/WB Gelar Penyuluhan

Advertisement

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Korem 162/WB Gelar Penyuluhan

Redaksi KATAKNEWS
Jumat, 21 Desember 2018

PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA. Anggota dan jajaran Korem 162/WB se-Garnizun Mataram, Kamis (20/12) mengikuti penyuluhan bahaya narkoba, di Aula Sudirman Korem 162/WB. (KATAKNEWS/Foto: Penrem 162 WB) 

MATARAM - Bahaya Narkoba sudah menjadi ancaman nyata bagi diri, keluarga, bahkan bangsa dan negara.

Mengantisipasi hal tersebut, Korem 162/WB menggelar penyuluhan Narkoba kepada seluruh anggota dan jajaran Korem 162/WB se-Garnizun Mataram, Kamis (20/12) di Aula Sudirman Korem 162/WB.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Staf Korem (Kasrem) Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori mengatakan, penyalahgunaan narkoba sudah sangat mengkhawatirkan dan meresahkan kehidupan masyarakat.

"Narkoba merupakan ancaman nyata bagi negeri ini. Pengaruh Narkoba menjadi masalah yang sangat besar bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, ini dapat dilihat dari meningkatnya jumlah kasus kriminal," kata Danrem.

Selain itu, lanjutnya, dampak narkoba  bagi para pengguna itu sendiri yakni merusak mental dan kesehatan bahkan menyebabkan kematian.

Menurutnya, peredaran Narkoba saat ini tidak hanya menyasar orang atau golongan tertentu saja, namun juga sudah menyasar para pelajar, mahasiswa, aparat pemerintahan sampai kepada aparat TNI, Polri, dan yang lebih miris lagi peredaran Narkoba mulai menjadikan anak-anak sebagai sasaran hingga ke pelosok-pelosok desa.

Danrem juga mengingatkan peredaran Narkoba juga dilakukan menggunakan teknologi komunikasi.

"Perlu diketahui, pesatnya kemajuan  tekhnologi komunikasi dan informasi serta semakin maraknya pemberitaan tentang tindak kejahatan teroris dan peredaran Narkoba maka muncul kelompok yang menamakan dirinya Cyber Narcoterrorism yaitu kelompok yang menggunakan dunia maya dengan berbagai macam aplikasi seperti youtube, twiteer, facebook, instragram dan lain sebagainya," paparnya.

Danrem berharap setelah menerima penyuluhan, tidak ada lagi anggota dan keluarganya yang ingin coba-coba menggunakan Narkoba.

Ia juga berharap jajarannya bisa menyampaikan kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba, sehingga bisa mengurangi ruang dan gerak peredaran narkoba khususnya di lingkungan TNI AD.

Acara penyuluhan Narkoba yang disampaikan dr. Agnes Ragil dari Denkesyah Mataram, diikuti seluruh personel Korem dan jajaran se Garnizun Mataram. K18/Penrem162WB