Pastikan Keandalan Kelistrikan Pariwisata, PLN Tambah Kabel Laut ke Gili Matra

Advertisement

Pastikan Keandalan Kelistrikan Pariwisata, PLN Tambah Kabel Laut ke Gili Matra

KATAKNEWS.com
Kamis, 29 November 2018

KABEL BAWAH LAUT. Petugas PLN NTB mulai memasang kabel laut tambahan di Gili Trawangan, Air, dan Meno, di perairan Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).(KATAKNEWS/Foto: Humas PLN NTB)  


MATARAM, KATAKNEWS.com - PLN kembali memasang unit kabel bawah laut untuk memastikan keandalan listrik di kawasan wisata tiga Gili, Meno, Trawangan, Air (Matra) di Lombok Utara, NTB.

Pasokan listrik maksimal ke destinasi wisata unggulan NTB itu, dilakukan PLN untuk menjamin kebituhan listrik masyarakat dan sektor pariwisata, serta mendukung iklim investasi yang baik.

“Kawasan Gili Matra ini merupakan destinasi favorit wisata. Kebutuhan listriknya terus meningkat, untuk antisipasi maka kita siapkan listriknya dengan penambahan kabel laut,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Rudi Purnomoloka.

Dijelaskan, kebutuhan listrik di Gili Matra dipasok dari sistem pembangkit listrik di pulau Lombok melalui Gardu Induk Tanjung.

Sebelumnya pada pertengahan 2018, PLN sudah memasang dua unit kabel laut berkapasitas 20 kV dengan panjang total 9,4 untuk melistriki kawasan Tiga Gili Eksotis itu.

Untuk memaksimalkan kinerja kelistrikan, PLN menambah dua unit kabel laut lagi yang masing-masing sepanjang 4,7 Km.

Saat ini koneksi kelistrikan Gili dengan Gardu Induk Tanjung sudah dapat meningkatkan kapasitas daya listrik untuk kawasan Tiga Gili dari, 16 MW menjadi 36 MW.

Penambahan dua unitkabel laut lagi dilakukan sebagai back-up, agar jika ada gangguan kabel laut, cadangan bisa mengambil alih.
Sehingga kondisi kelistrikan di tiga Gili tetap andal dan aman.

"Kita tambah dua (kabel laut lagi)sehingga kalau nanti ada gangguan di satu kabel laut, tetap aman karena ada cadangannya. Tambahan kabel laut yang kita pasang ini jadi back up, supaya listrik di Kawasan Tiga Gili tetap andal," jelas Rudi.

Ia mengatakan, dalam iklim investasi dengan kapasitas yang besar, investor tentu tidak akan lagi khawatir dengan ketersediaan listrik di Kawasan Tiga Gili.
Berdasarkan data PLN, kebutuhan listrik di kawasan Tiga Gili terus meningkat seiring makin banyaknya kunjungan wisata dan peningkatan jumlah sarana akomodasi wisata di sana.

Pada tahun 2014 beban listrik di Kawasan Tiga Gili baru mencapai 2 Megawatt (MW), namun meningkat menjadi, 4,2 MW pada tahun 2016, dan 4,6 MW pada tahun 2017.

"Pada pertengahan tahun 2018, beban kembali meningkat menjadi 5 MW di saat daya mampu kita di sana 16 MW. Dan dengan penambahan kabel laut ini sekarang sudah tersedia 36 MW," katanya.

Kabel Laut Aman dan Ramah Lingkungan

Rudi memaparkan, pembangunan kabel laut di kawasan Tiga Gili dilakukan dengan baik dan telah mendapatkan izin-izin dari badan-badan terkait, baik di tingkat pusat maupun Provinsi NTB.

Selain itu, dari sisi keamanan, kabel laut yang dipasang telah dilapisi pengaman khusus dan ramah lingkungan.

"Sehingga tidak akan mengganggu tumbuhnya terumbu karang, lantaran bahan pelindungnya telah disesuaikan agar dapat menjadi tempat tumbuhnya terumbu karang," katanya.

Selain itu, posisi kabel juga tidak akan mengganggu lalu lintas kapal nelayan dan pariwisata.

Pembangunan kabel laut tambahan untuk kawasan Tiga Gili ini direncanakan selesai pada Desember 2018 dan akan beroperasi pada Januari 2019.

"Petugas kami sudah mulai bekerja, dan targetnya awal tahun 2019 sudah mulai operasi," katanya. K18/*