Bantu Trauma Healing Anak Korban Gempa, HIMPAUDI - SEAMEO RECFON Luncurkan PAUD Pusat Pemulihan di Lombok

Advertisement

Bantu Trauma Healing Anak Korban Gempa, HIMPAUDI - SEAMEO RECFON Luncurkan PAUD Pusat Pemulihan di Lombok

Redaksi KATAKNEWS
Jumat, 12 Oktober 2018

PERESMIAN PAUD KHUSUS. Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah bersama Ketum PP HIMPAUDI, Prof Dr Ir Netty Herawati, saat meresmikan PAUD Pusat Pemulihan di Kecamatan Sambelia, Lombok Timur. (KATAKNEWS/Humas Pemprov NTB) 

LOMBOK TIMUR - Organisasi guru PAUD, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) bersama Southeast Asian Ministers Of Education Organization Regional Centre For Food and Nutrition (SEAMEO RECFON), Kamis (11/10),  menyerahkan bantuan fisik dan program, untuk membantu percepatan trauma healing anak-anak korban gempa, di Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB.

Program PAUD Sebagai Pusat Pemulihan diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan kondisi psikologis anak-anak korban gempa di NTB.

Penyerahan unit PAUD sekaligus peluncuran dan peresmian program, itu dihadiri Wakil Gubernur NTB Dr Ir Hj Sitti Rohmi Djalilah, Ketua Umum PP HIMPAUDI, Prof Dr Ir Neti Herawati MSi, jajaran HIMPAUDI NTB dan HIMPAUDI Kabupaten Lombok Timur, Kepala BP PAUD & DIKMAS NTB, Direktur SEAMEO RECFON, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Danramil, Camat dan Kepala Desa Padak Buar.

Wagub NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan apresiasi Pemprov NTB atas dukungan dan perhatian HIMPAUDI dan SEAMEO RECFON yang telah menginisiasi dan membantu program percepatan trauma healing bagi anak-anak korban gempa NTB.

"Pemprov NTB akan membantu juga kebutuhan alat-alat pendidikan untuk menunjang proses pembelajaran agar lebih baik, semoga program ini dapat berjalan dengan lancar," kata Sitti Rohmi.

Kepada masyarakat korban gempa yang hadir dalam kegiatan tersebut, Sitti Rohmi banyak memberikan motivasi agar masyarakat tetap kuat dan sabar menghadapi musibah dan cobaan.

"Kalau kita kuat dan memandang musibah ini bisa kita lewati, maka berkah yang akan kita dapatkan," katanya.

Ia menyemangati agar masyarakat jangan pasrah dan tidak hanya berpangku tangan mengharapkan bantuan-bantuan.

Namun, harus bisa untuk memulai melakukan sesuatu untuk bangkit dan menatap masa depan.

Sinergi bantuan pemerintah dan semangat bangkit dari masyarakat yang terimplementasi dalam partisipasi aktif masyarakat, akan lebih mempercepat pemulihan kondisi daerah ini pasca bencana.

"Kita harus ikut juga berpartisipasi membangun sendiri daerah kita," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP HIMPAUDI, Prof Dr Ir Netty Herawati MSi menjelaskan, bantuan pembangunan unit PAUD dan program PAUD Pusat Pemulihan itu merupakan hasil kerjasama HIMPAUDI dan SEAMEO RECFON.

Menurutnya, PAUD dan program yang diluncurkan itu merupakan sumbangsih aktif dari guru-guru PAUD di seluruh Indonesia.

"Ini berangkat dari kepedulian dan empati jajaran HIMPAUDI di seluruh Indonesia, untuk membantu proses pemulihan, khususnya psikologi anak-anak korban gempa di Lombok, NTB," katanya.

Kelas PAUD yang didirikan di Kecamatan Sambelia itu dibangun PT Rekayasa Industri sebagai mitra kerjasama.

Selain menginisiasi pola pembelajaran yang dikemas dalam trauma healing, program juga menyertakan pengelolaan gizi bagi anak-anak usia dini.

Kontrol nutrisi dan gizi anak-anak ini juga dilakukan dengan standar yang bagus dari SEAMEO RECFON yang merupakan lembaga pusat penelitian makanan dan nutrisi dalam memenuhi kebutuhan kawasan Asia Tenggara.

Netty mengatakan, program yang berjalan di PAUD itu nantinya bisa direplikasi di PAUD lainnya yang ada di NTB, sehigga proses pemulihan psikologi anak-anak korban gempa di NTB bisa lebih maksimal.

"PAUD yang dibangun ini merupakan sarana trauma healing buat anak-anak, agar mereka bisa bangkit pasca bencana walaupun dalam keadaan apapun," katanya. K18