Bantu Buka Lapangan Kerja Pasca Gempa, Danarupiah Segera Buka Cabang di Lombok

Advertisement

Bantu Buka Lapangan Kerja Pasca Gempa, Danarupiah Segera Buka Cabang di Lombok

KATAKNEWS.com
Selasa, 11 September 2018

KATAKNEWS/Bara Elank

DANARUPIAH. PR Danarupiah, Peter Lee berdiskusi bersama Sekretaris PBNU NTB, Lalu Winengan di Posko NU Peduli, Mataram, NTB.


MATARAM - Perusahaan Fintech, PT Layanan Keuangan Berbagi yang menggunakan platform digital Danarupiah, berencana membuka kantor cabang di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Upaya ini dilakukan untuk membuka lapangan kerja di Lombok terutama pasca bencana gempa bumi, sekaligus sebagai bentuk empati perusahaan kepada masyarakat korban gempa di NTB.

"Kami rencana membuka cabang di Lombok, dan untuk karyawannya akan menggunakan tenaga kerja dari Lombok, NTB. Tujuannya agar ada lapangan kerja baru," kata Public Relation Danarupiah, Peter Lee, Senin (10/9) di Mataram.

Peter mengatakan, tahap awal perusahaan akan merekrut sekitar 30 karyawan di Lombok. Namun, penambahan jumlah karyawan akan terus disesuaikan seiring waktu berjalan.

Ia menjelaskan,  perusahaan sangat menaruh perhatian pada bencana gempa bumi yang melanda Lombok, NTB.

Sebelumnya, Danarupiah juga sudah menyalurkan bantuan donasi dan logistik kepada para korban gempa, melalui Posko NU Peduli, di Mataram.

"Kami sudah memberikan bantuan donasi dan logistik, namun tentu masalah lapangan kerja juga masih sangat dibutuhkan. Itu alasan mengapa perusahaan ingin membuka cabang di Lombok ini," katanya.

Ke depan, Danarupiah akan terus berkontribusi lebih jauh untuk melaksanakan tanggung jawab amal dan kesejahteraan sosial.

Peter mengatakan, melalui kerja sama dengan NU, Danarupiah ingin menciptakan lapangan kerja untuk daerah bencana.

Di sisi lain, Danarupiah juga menjalin kerjasama dengan Universitas NU NTB untuk mendorong sektor pendidikan, termasuk memberikan kontribusi untuk pelatihan kerja dan keterampilan siswa.

Tentang Danarupiah

Peter Lee menjelaskan, Danarupiah merupakan perusahaan teknologi tinggi yang memberikan layanan keuangan kepada pengguna Indonesia.

Layanan yang disediakan saat ini mencakup keuangan mikro online, konsumsi angsuran e-commerce, dan lain lain.

"Perusahaan memiliki operasi formal, dan telah memperoleh izin OJK. Di masa depan, Danarupiah akan bekerja lebih keras untuk membayar masyarakat, menciptakan lebih banyak pekerjaan untuk Indonesia, bekerja keras untuk melakukan pekerjaan amal, dan memenuhi tanggung jawab sosial," kata Peter.

Dihubungi terpisah, Rektor UNU NTB, Baiq Mulianah membenarkan adanya rencana kerjasama UNU NTB dengan perusahaan fintech Danarupiah di bidang pendidikan ke depan.

"Ya benar. Ada rencana kerjasama dengan UNU dalam pengembangan pendidikan," kata Baiq Mulianah.

Menurut dia, kerjasama bidang pendidikan akan difokuskan pada peningkatan laboratorium informatika/komputer.

Selain itu, UNU NTB dan Danarupiah juga tengah mengagendakan program pengembangan pendidikan, termasuk peningkatan sarana sekolah di lokasi terdampak gempa bumi Lombok.

"Kerjasama ini memang untuk mensupport pengembangan pendidikan, sekolah-sekolah terutama korban gempa," katanya. K18