Baiq Diyah Minta Polisi dan Disdag Tindak Penjual Terpal Yang Nakal

Advertisement

Baiq Diyah Minta Polisi dan Disdag Tindak Penjual Terpal Yang Nakal

KATAKNEWS.com
Sabtu, 11 Agustus 2018

KATAKNEWS/Bara Elank
POSKO PENGUNGSI. Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi bersama Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid saat meninjau kondisi pengungsi di Gunung Sari, Lombok Barat.

MATARAM, KATAKNEWS.com - Senator asal NTB, Baiq Diyah Ratu Ganefi meminta aparat kepolisian serta Dinas Perdagangan Kota dan Provinsi NTB, untuk menindak oknum pedagang nakal, yang menaikkan harga kebutuhan pengungsi secara tidak wajar.

Baiq Diyah mengatakan, pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat tentang pedagang yang sengaja menaikkan harga sejumlah kebutuhan para pengungsi dan korban yang akan dibeli oleh para relawan.

Misalnya, harga terpal yang semula berkisar harga Rp100 ribu - Rp150 ribu dijual dengan harga Rp300 ribu - Rp500 ribu.

Begitu juga dengan sejumlah kebutuhan lainnya seperti air meniral, makanan ringan, roti bahkan telur ayam hargnya melonjak tinggi.

Anggota DPD RI dan juga ketua DPD Iwapi NTB ini mendesak agar aparat kepolisian segera mengambil tindakan.

Pasalnya bila persoalan ini terus berlarut akan terjadi reaksi masyarakat.

"Saya khawatir nanti masyarakat yang mengambil tindakan karena persoalan ini cukup meresahkan di saat kondisi seperti ini, dimana kebutuhan pengungsi di jual tanpa ada yang mengontrol," paparnya.

Baiq Diyah juga menghimbau kepada pedagang agar mengambil untung dengan sewajarnya.

Terlebih di saat seperti ini semestinya kata Baiq Diyah para pedagang mempunyai rasa empati dan simpati terhadap korban gempa.

"Kalau bisa mereka ikut menyumbang, ini malah menaikkan harga seenaknya saja, boleh ambil untung tetapi yang wajarlah, jangan sampai harganya naik sepuluh kali lipat," tegasnya. K19



Editor : Bara Elank