Dirlantas Arman Achdiat Tekankan Polantas Utamakan 3S Saat Razia

Advertisement

Dirlantas Arman Achdiat Tekankan Polantas Utamakan 3S Saat Razia

KATAKNEWS.com
Kamis, 19 Juli 2018


RAZIA KENDARAAN. Razia gabungan penertiban lalu lintas digelar jajaran Dirlantas Polda NTB di Lombok Barat. Selama Razia, Polantas diharap tetap mengedepankan aspek humanis dengan pendekatan 3 S.(KATAKNEWS/Istimewa)


MATARAM, KATAKNEWS.com - Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat aturan berlalu lintas tidak cukup hanya sekedar tindakan preventif dengan sosialisasi ke masyarakat. Namun juga diperlukan langkah tegas di jalan melalui tindakan razia.

Hal itu dikatakan, Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol Arman Achdiat SIK MSI, dalam arahannya kepada para Kasatlantas Polres se-Jajaran Polda NTB melalui Kapolres untuk meningkatkan penindakan kepada masyarakat yang tidak menggunakan helm saat Berkendaraan, bonceng tiga, dan pengemudi roda dua di bawah umur.

"Tiga poin itu arahan langsung Bapak Kapolda NTB karena ini masih dominan sehingga perlu tindakan persuasif. Tetapi, dalam penindakan, para anggota (Polantas) harus tetap dengan mengedepankan 3S, apa itu 3S, Senyum, Salam, dan Sapa. Bagaimanapun reaksi mereka, kita harus mendahulukan 3S tadi," kata Dirlantas Arman, Rabu (18/7) di Mapolda NTB.

Ditambahkan Dirlantas, petugas yang melakukan razia agar memberikan sikap dan kata yang humanis. Karena Polisi Lalu Lintas merupakan wajah dari Kepolisian.

"Polisi Lalu Lintas paling banyak melakukan interaksi dengan masyarakat. Tentu akan paling banyak mendapatkan penilaian dari masyarakat, walaupun itu penilaian buruk atau baik. Jadi, sikap humanis itu menjadi keharusan di lapangan," terangnya.

Menurut pengamatan yang dilakukan oleh Ditlantas Polda NTB, masyarakat masih banyak yang melanggar untuk tiga kategori pelanggaran tidak menggunakan helm, bonceng tiga, dan pengemudi di bawah umur.

Dikhawatirkan oleh Dirlantas Polda NTB, hal ini jika dibiarkan akan menjadi budaya buruk di masyarakat.

Ditlantas dan Satlantas se Jajaran Polda NTB secara rutin melakukan kampanye Keselamatan ke masyarakat melalui lembaga-lembaga pendidikan, tempat ibadah, dan di sentra sentra keramaian sebagai upaya preventif. Upaya itu ditindaklanjuti dengan penindakan di jalan. K24



Editor : Bara Elank