Penasihat Paus Fransiskus Kagumi Kerukunan Beragama di NTB

Advertisement

Penasihat Paus Fransiskus Kagumi Kerukunan Beragama di NTB

KATAKNEWS.com
Senin, 13 Mei 2019

Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah bersama Penasihat Paus Fransiskus, Kardinal Ariel Torrado dan Father Marcin dalam pertemuan di Pendopo Gubernur NTB di Kota Mataram. (Foto: Humas Pemprov NTB)


MATARAM - Penasihat Paus Fransiskus, Kardinal Ariel Torrado dan Father Marcin mengaku bangga dan terkesan dengan kerukunan umat beragama di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Indonesia secara umum.

Hal itu diungkapkan Ariel Torrado dalam pertemuan dengan Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah, Minggu (12/5) di Pendopo Gubernur NTB di Kota Mataram.

"Kerukunan ini harus terus dijaga. Sehingga tidak ada lagi konflik yang mengatasanamakan agama. Agama itu, harus hadir dalam kehidupan sehari-hari manusia," kata Ariel Torrado.

Ariel Torrado bersama Kardinal Father Marcin, disambut hangat Gubernur Zulkieflimansyah. Sejumlah peluang kerjasama dibahas dalam pertemuan tersebut.

Ariel merupakan Kardinal asal Argentina, yang juga negara asal Paus Fransiskus Pemimpin Gereja Katholik di Vatikan. Sementara Father Marcin merupakan Kardinal asal Torun Polandia, negara yang sempat menjadi tujuan lawatan Gubernur Zulkieflimansyah untuk mendorong kerjasama pendidikan.

Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan, tugasnya bersama seluruh jajaran pemerintah untuk memastikan kerjasama dengan para investor dari berbagai negara, termasuk dari Argentina.

Doktor Zul mengungkapkan, hubungan kerjasama dengan negara-negara di dunia ini tidak hanya terkait pendidikan, tetapi juga termasuk pariwisata, pertanian, olahraga, industri serta bidang yang menjadi fokus program pemerintah NTB saat ini.

"Penasehat (Paus Fransiskus) di Vatikan ini datang untuk menjamin kolaborasi dengan kita. Ini menunjukkan bahwa menjalin persahabatan dan komunikasi itu tidak hanya pendidikan saja, tapi juga bidang-bidang lainnya," kata Doktor Zul.