Jenguk Tilar Negara di RSU Provinsi NTB, Baiq Diyah Apresiasi Sejumlah Pihak Terkait

Advertisement

Jenguk Tilar Negara di RSU Provinsi NTB, Baiq Diyah Apresiasi Sejumlah Pihak Terkait

Redaksi KATAKNEWS
Minggu, 17 Februari 2019

Baiq Diyah Ratu Ganefi bersama jajaran RSUD Provinsi NTB usai menjenguk Tilar Negara. (Foto/Istimewa) 


MATARAM - Anggota DPD RI Perwakilan Provinsi NTB, Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat berbagai pihak, terutama Rumah RS Tripat Lombok Barat, Dinas Kesehatan Provinsi NTB serta Dinas Sosial Provinsi NTB yang memindahkan perawatan Tilar Negara, bocah penderita tumor mata ganas, ke RSUD Provinsi NTB.

"Saya apresiasi sekali kepada Rumah Sakit Umum Provinsi yang dengan cepat Menindaklanjuti pembicaraan saya dengan Menteri Kesehatan jadi bagaimanapun juga ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan mereka tidak punya maka yang nomor satu yang kita pikirkan adalah mereka bisa mengakses rumah sakit dengan mudah," kata Baiq Diyah, Minggu (17/2), di sela kunjungannya menjenguk Tilar Negara di RSUD Provinsi NTB.

Saat mengunjungi Tilar di ruang Gili Trawangan, senator Jilbab Orange ini mengatakan, kondisi Tilar membutuhkan penangan medis lanjutan yang segera.

Ia berharap kondisi Tilar akan terus membaik dan dapat di sembuhkan.

Belajar dari kasus Tilar Negara, Baiq Diyah juga mengimbau masyarakat untuk segera mengakses BPJS. Sehingga persoalan administrasi terutama persoalan BPJS tidak menjadi hambatan di rumah sakit.

"Yang terpenting adalah mereka sudah mempunyai BPJS. Nah inilah perlunya Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk memberikan penyuluhan memberikan himbauan agar seluruh masyarakat yang tidak punya mendaftarkan diri kepada kadusnya kepala lingkungannya atau siaapapun sehingga ketika mereka sakit mereka sudah ditanggung oleh pemerintah," ujarnya.

Baiq Diyah yang juga Ketua IWAPI NTB ini meminta agar penyuluhan pentingnya menjaga kesehatan juga makin digencarkan.

"Masih banyak sekali Tilar-Tilar lainnya yang membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Himbauan saya agar tidak terjadi hal-hal yang miss komunikasi maka perlu digerakkan kembali para kader kader di Desa yang memberikan penyuluhan kepada masyarakat terutama adalah masalah kesehatan," harapnya.