Dinilai Merakyat, Baiq Diyah Ratu Ganefi Didoakan Kembali Terpilih

Advertisement

Dinilai Merakyat, Baiq Diyah Ratu Ganefi Didoakan Kembali Terpilih

Redaksi KATAKNEWS
Sabtu, 09 Februari 2019

Baiq Diyah Ratu Ganefi bersama Relawan Muslimat di Narmada, Lombok Barat. (Istimewa) 


LOMBOK BARAT - Calon Anggota DPD RI nomor urut 24, Baiq Diyah Ratu Ganefi mengunjungi Pondok Pesantren Darul Hikmah Narmada,  Jumat, 8 Februari 2019.

Para penghuni pondok pesantren antusias dengan kedatangan Senator RI ini. Banyak masyarakat berharap Baiq Diyah dapat kembali terpilih menjadi senator. Hal tersebut bukan tanpa sebab, mengingat selama menjadi anggota DPD RI, Baiq Diyah selalu membantu masyarakat NTB.

"BDRG 24 Yes," teriak ibu-ibu relawan Muslimat Tanak Beak saat menyambut kedatangan Baiq Diyah.

Baiq Diyah yang didampingi Ustadz Mustafa melihat aktivitas santri dan santriwati mengitari pondok pesantren tersebut.

"Santri dan santriwati terus bertambah. Kadang kita kewalahan juga karena harus menyesuaikan jumlah santri dan santriwati baru dengan daya tampung ruangan yang tersedia," terang Mustafi kepada Baiq Diyah.

Mustafa berharap dengan kunjungan Baiq Diyah yang saat ini juga masih menjabat sebagai anggota DPD, dapat meneruskan kekurangan pondok kepada pemerintah untuk dibantu.

"Semoga Ibu Diyah terpilih lagi sehingga bisa berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat, terutama untuk peningkatan mutu serta fasilitas pendidikan. Kenapa Ibu Diyah karena kami tahu banyak kiprahnya apalagi dalam hal kemanusiaan terutama dalam penanganan korban gempa," imbuhnya.

Setali tiga uang dengannya, Ketua Relawan Muslimah, Rapiatun Marwiah mengaku bangga dengan perempuan seperti Baiq Diyah yang mampu mewakili perempuan NTB sebagai srikandi NTB gigih dalam berjuang untuk kemajuan perempuan di NTB.

"Bangga dong apalagi ibu sudah  bersilaturrahmi dengan kita para relawan, kunjungan ini telah menyemangati kami untuk berbuat yang terbaik apapun profesi kita," katanya sambil menceritakan kepada Baiq Diyah sejarah terbentuknya Relawan Muslimat.

Ia mengisahkan awal terbentuknya juga tidak terlepas dari inisiasi Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Hikmah, TGH. Khalilurrahman bersama Rudi Lombok semata-mata untuk menjaga keamanan desa terutama saat para laki-laki melakukan ibadah jumat.

"Kami siaga menjaga kendaraan yang terparkir di halaman masjid hingga pinggir jalanan luar tembok masjid, karena sering terjadi pencurian kendaraan bermotor. Inilah yang membuat kami inisiatif tiga tahun lalu tepatnya 2016 atas dorongan Ketua Yayasan Ponpes Darul Hikmah bersama mas Rudi membentuk relawan yang dikukuhkan saat itu oleh isteri Wakil Gubernur Saymsiah M. Amin dengan memakaikan rompi oranye ini," katanya, sembari memperlihatkan rompi yang sedang dipakainya.

Relawan Muslimat yang berjumlah 14 anggota ini, kata Rapiatun mendapat honor sukarela dari desa enam bulan sekali.

"Kita dikasi honor tiap enam bulan sekali sebesar 480 ribu melalui SK desa, padahal kita tidak pernah mengharapkan apa-apa, tapi apresiasi dari desa harus kita hargai," pungkasnya.

Terpisah, Baiq Diyah mengaku takjub dengan adanya Relawan Muslimat. Ia tidak pernah membayangkan bisa bertemu dengan ibu-ibu relawan yang mampu menjaga keamanan desa.

"Luar biasa sekali ibu-ibu ini, kalau bisa biar namanya lebih diakui dan bisa dicontoh desa lain saya beri nama Perempuan Penjaga Desa (PPD). Ternyata bukan hanya bapak-bapak saja yang mampu sebagai penjaga keamanan apalagi selevel desa," ungkapnya.

Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia  (IWAPI) NTB  ini mengapresiasi keberadaan Perempuan Pengaman Desa tersebut.

Di samping sebagai ibu rumah tangga juga mampu menjaga kondisi keamanan.

"Bayangkan saja sebagai ibu rumah tangga banyak perkerjaan yang harus diurus, belum selesai pekerjaan yang satu datang lagi pekerjaan yang lain. Ibu-ibu yang saya sebut PPD ini sangat mulia sekali dan pantas diapresiasi semua kalangan," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Baiq Diyah menyerahkan beberapa bantuan dan kenang-kenangan serta menerima aspirasi para ustadz dan para ibu pengaman desa mewakili kaum perempuan yang berada di Desa Tanak Beaq, Narmada.