Dinas Perdagangan Kota Mataram GelarOperasi Pasar di Mataram

Advertisement

Dinas Perdagangan Kota Mataram GelarOperasi Pasar di Mataram

KATAKNEWS.com
Senin, 11 Februari 2019

OPERASI PASAR. Masyarakat mengunjungi Operasi Pasar (OP) yang digelar Dinas Perdagangan Kota Mataram di Lapangan Sekarbela, Kota Mataram.


MATARAM - Operasi Pasar (OP) yang menyediakan barang kebutuhan dengn harga murah, kembali digelar Dinas Perdagangan Kota Mataram di sejumlah titik.

OP dilakukan untuk menstabilkan harga bahan pokok yang sempat mengalami kenaikan, pada moment tahun baru Imlek pekan lalu.

Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting pada Dinas Perdagangan Kota Mataram, Zaenal Arifin menjelaskan, OP dilakukan karena beberapa harga barang pabrikan mengalami kenaikan, seperti tepung dan minyak goreng.

“Kita fokuskan barang pabrikan yang isunya akan naik. Tetapi dari beberapa distributor sudah ada yang naik, kenaikannya itu sekitar 5-7 persen,” kata Zaenal, di sela kegiatan OP yang digelar  Dinas Perdagangan Kota Mataram, Senin (11/2) di lapangan Karang Pule, Mataram.

Menurut Zaenal, kegiatan pasar murah ini akan diadakan selama enam hari ke depan dengan lokasi yang berbeda-beda.

Hal ini dilakukan mengingat banyaknya permintaan akan barang pabrikan di tengah masyarakat, seperti minyak goreng, tepung dan lain-lainnya.

"Sedangkan untuk barang-barang lokal seperti beras, harganya masih stabil dan belum ada kenaikan. Untuk itu lebih diutamakan barang pabrikan," katanya.

Dijelaskan, di awal 2019 ini ada beberapa bahan pangan yang mengalami kenaikan terutama pada barang pabrikan.

Tak hanya itu saja, dalam OP (Operasi pasar ) ini juga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan barang pokok dan barang strategis lainnya, pasca terjadi bencana alam gempa bumi.

Ia menambahkan, OP akan dilakukan di beberapa titik di Kota Mataram, mulai dari Kecamatan Ampenan hingga Cakranegara.

Distributor yang terlibat dalam OP sekitar 30 distributor dan lebih banyak barang ditawarkan merupakan barang-barang yang dijual ritel modern.

“Karena ini untuk menstabilkan harga, kita minta harga distributor sama mereka, walaupun ada dari beberapa distributor yang sudah menaikan harga karena isunya lagi naik,” katanya. MP05/Yat