Bank NTB Syariah dan PPDPP Teken Kerjasama Pembiayaan Rumah Bersubsidi

Advertisement

Bank NTB Syariah dan PPDPP Teken Kerjasama Pembiayaan Rumah Bersubsidi

Redaksi KATAKNEWS
Kamis, 28 Februari 2019

Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah memberikan sambutan dalam penandatanganan kerjasama Bank NTB Syariah dengan Pusat Pengelolaan Dana dan Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR. (Foto: Humas Pemprov NTB) 

MATARAM - Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah mengapresiasi kerjasama Bank NTB Syariah dengan Pusat Pengelolaan Dana dan Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PU dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk pembiayaan rumah bersubsidi tahun 2019.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tengara Barat, kami mengucapkan terimakasih atas kontribusi dan pikiran PT Bank NTB selama ini kepada daerah, khususnya pasca gempa yang melanda NTB. Mudah-mudahan kerjasama seperti ini lebih banyak lagi di NTB," kata Gubernur Zul, dalam penandatanganan kerjasama Bank NTB Syariah dan PPDPP PUPR, Kamis (28/2) di Pendopo Gubernur NTB.

Penandatanganan Kerjasama Operasional Bank NTB Syariah dengan Pusat Pengelolaan Dana dan Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Tripartiet PPDPP-PT. SMF-BANK NTB SYARIAH, Bipartiet PT. SMF-BANK NTB SYARIAH, dan Co-Branding Kartu Pembiayaan BNI Syariah dengan Bank NTB Syariah.

Dalam kesempatan tersebut, Doktor Zul juga menceritakan kunjungannya ke Malaysia dua hari lalu. Baginya Lombok kini semakin terkenal bukan hanya sisi pariwisatanya saja, tetapi juga karena kehadiran sirkuit MotoGP yang saat ini menjadi magnet luar biasa.
“Adanya sport tourism harus didukung dengan fasilitas nomor satu juga,” kata Gubernur Zul.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kemen-PUPR, Eko Heripoerwanto mengatakan, program satu juta rumah adalah terusan program pembangunan ratusan ribu rumah yang telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir.

"Ini merupakan gerakan bersama Pemda, Perbankan, masyarakat untuk menciptakan hunian yang  nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah," katanya.

Menurut dia, sebagai bentuk dukungan dari pemerintah, Kementerian PUPR telah menyiapkan fasilitas untuk masyarakat berpenghasilan rendah, meliputi subsidi perumahan, subsidi bantuan uang muka, pembebasan PPN, penurunan PPH dan lainnya.

Tahun 2019 ini target penyaluran rumah subsidi sebanyak 2000 unit. Eko juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mensukseskan program satu juta rumah.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, H Kukuh Rahardjo mengatakan rumah saat ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Salah satu upaya pemerintah dengan program KPR Sejahtera FLPP, yang merupakan komitmen dalam melaksanakan program subsidi pemerintah untuk menyediakan pembiayaan pemilikan rumah tinggal dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk masyarakat.

"Tentunya Bank NTB sebagai bank daerah mempunyai tugas penting dan strategis yaitu memberi kemudahan dalam membeli rumah bagi masyarakat NTB," kata Kukuh.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Operasional Bank BNI Syariah, Wahyu Avianto menjelaskan, saat ini BNI Syariah dan Bank NTB Syariah bersinergi dalam menerbitkan (kartu pembiayaan) Hasanah Bank NTB Syariah Card.

Tujuan penerbitan Hasanah Bank NTB Syariah Card yaitu sebagai kartu pembiayaan (kartu kredit syariah) yang didesain khusus untuk pegawai dan nasabah Bank NTB Syariah.

Hasanah Bank NTB Syariah Card dengan fiturnya diharapkan dapat mendukung tujuan dari Bank NTB Syariah untuk meningkatkan perekonomian daerah di NTB.

Wahyu berharap dengan adanya kerjasama ini dapat memberi hasil yang baik dan kontribusi positif bagi perekonomian bangsa dan juga masyarakat NTB.