Amman Mineral Bertekad Jadikan K3 Sebagai Budaya Perusahaan

Advertisement

Amman Mineral Bertekad Jadikan K3 Sebagai Budaya Perusahaan

Redaksi KATAKNEWS
Jumat, 01 Februari 2019

General Manager Operation (GMO) dan Kepala Teknik Tambang (KTT) Amman Mineral Nusa Tenggara, Wudi Raharjo, menyerahkan penghargaan K3 kepada karyawan dan mitra bisnis, pada acara pembukaan Bulan Kampanye K3 Nasional di tambang Batu Hijau, Sumbawa Barat. (Foto: Dok. Amman Mineral)


SUMBAWA BARAT - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (”Amman Mineral") terus menunjukkan komitmen dalam menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Perusahaan tambang di Sumbawa Barat ini juga bertekad menjadikan K3 sebagai Budaya Perusahaan.

Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2019, Amman Mineral menggelar Kampanye Bulan K3 yang berlangsung mulai 15 Januari  – 14 Februari 2019.

"Kampanye K3 ini akan diikuti oleh seluruh karyawan Amman Mineral, Aliansi dan Mitra Bisnis di tambang Batu Hijau, Sumbawa Barat," kata Anita Avianty, Head of Corporate Communications Amman Mineral, melalui rilis tertulis, Kamis (31/1).

Dijelaskan, rangkaian Kampanye Bulan K3 diisi dengan berbagai kegiatan, diawali dengan Upacara Pembukaan yang dipimpin langsung oleh Muhammad Agus Patria, Kadisnakertrans Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kampanye Bulan K3 diisi juga dengan serangkaian kegiatan, antara lain Seminar K3, Pelatihan First Aid & CPR (Cardio Pulmonary Resuscitation) untuk masyarakat di lingkar tambang, Lomba Pembuatan Job Hazard Analysis, Aksi Donor Darah, Lomba Jalan Sehat, Program Clean up Day, Pelatihan Pengelolaan Sampah.

Selain itu, Diskusi Gaya Hidup Sehat, Lomba Lari 5K, Amman Mineral ”Goes to Campus” yang membawa topik Keselamatan, Lomba Foto K3, Kompetisi Berhenti Merokok untuk karyawan Amman Mineral, Aliansi dan Mitra Kerja, Pameran K3, Bazaar dan Food Festival.

Menurut Anita, Kegiatan Kampanye Bulan K3 Amman Mineral tahun ini mengambil sub tema ”Jaga Keselamatan dan Kesehatan Diri Anda, Tim Anda dan Orang Lain di sekitar Anda”.

Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran serta menjadikan K3 sebagai budaya yang selalu diterapkan saat berada di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di tengah masyarakat.

”Amman mineral berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja di bidang  Keselamatan dan  Kesehatan Kerja (K3) dalam Operasi Pertambangan dan berupaya untuk menjadikan K3 sebagai budaya. Tujuan kami adalah untuk mewujudkan nihil bahaya di semua titik lokasi tambang," kata Anita Avianty.

Ia menambahkan, Bulan Kampanye K3 ini memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk menunjukkan komitmen dalam menjadikan tambang Batu Hijau sebagai tempat bekerja yang aman dan sehat.

Terlebih lagi budaya K3 merupakan indikator utama dalam menilai bagus tidaknya pengelolaan sebuah perusahaan tambang.

"Selain itu kegiatan Kampanye Bulan K3 juga dijalankan untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2020," tukasnya.

Di bidang K3, pada 2018 Amman Mineral berhasil mendapatkan penghargaan K3 Zero Fatality dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menunjukkan Tidak Ada Fatality, dan Tidak Ada Penyakit Akibat Kerja.

Tentang Amman Mineral Nusa Tenggara

PT Amman Mineral Nusa Tenggara (“Amman Mineral”) adalah perusahaan tambang Indonesia yang mengoperasikan tambang Batu Hijau di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Tambang Batu Hijau adalah tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia dan merupakan aset berkelas dunia. Amman Mineral juga memiliki beberapa prospek lain yang sangat menjanjikan di area konsesi tembaga dan emas di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Pemegang saham PT Amman Mineral Nusa Tenggara adalah PT Amman Mineral Internasional (82,2%) dan PT Pukuafu Indah (17,8%). PT Amman Mineral Internasional adalah perusahaan Indonesia yang pemegang sahamnya terdiri dari PT AP Investment (50%) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (50%).

Amman Mineral telah mendapatkan 7 kali peringkat PROPER HIJAU (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

PROPER Hijau merupakan penghargaan terhadap suatu perusahaan yang kinerjanya dinilai melebihi standar yang ditetapkan oleh KLHK atas berbagai aspek pengelolaan perlindungan lingkungan dan program pengembangan masyarakat di sekitar tambang. (Inforial)