Bulan Diskon Pariwisata LSGS 2019 Resmi Diluncurkan di NTB

Advertisement

Bulan Diskon Pariwisata LSGS 2019 Resmi Diluncurkan di NTB

KATAKNEWS.com
Minggu, 27 Januari 2019

LAUNCHING LSGS 2019. Seremoni launching Lombok Sumbawa Great Sale 2019, Minggu malam (27/1) di Hotel Lombok Raya.


MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi meluncurkan event Lombok Sumbawa Great Sale (LSGS) 2019. Bulan penuh diskon ini diharapkan mampu meningkatkan animo kunjungan wisata ke Lombok dan Sumbawa, sekaligus membantu percepatan recovery pariwisata di daerah ini.

Seremoni launching  LSGS 2019 digelar Minggu malam (27/1) di Hotel Lombok Raya, Mataram. Kegiatan dihadiri Sekda NTB, H Rosiady Sayuti, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal, Ketua Dekranasda NTB Hj Niken Saptarini Zulkieflimansyah, sejumlah pejabat Pemprov NTB, stakeholders kepariwisatan dan para pelaku industri wisata di NTB.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Muhammad Faozal mengatakan, akan ada banyak pilihan menggoda di LSGS 2019 ini. Sebab jumlah tenant yang ikut berpartisipasi juga meningkat dari LSGS tahun 2018 lalu.

"Ada peningkatan 100 persen. Pada LSGS 2018 hanya 70 tenant, dan sekarang LSGS 2019 sudah terdaftar 120 tenant," katanya.

LSGS 2019 resmi dimulai sejak 28 Januari hingga 28 Februari 2019 mendatang. Para tenant yang berpartisipasi menyediakan beragam diskon menarik untuk tamu dan pengunjung selama masa LSGS 2019 berlangsung.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, papar Faozal, tahun ini LSGS tidak hanya berpusat di Kota Mataram saja, tapi juga ada dukungan dari sejumlah Desa Wisata dan homestay, seperti Tete Batu, dan Senggigi.

Menurut Faozal, event ini merupakan upaya untuk meningkatkan animo kunjungan wisata ke Lombok dan Sumbawa, terutama di masa low season seperti saat ini.

Ketua Dekranasda NTB, Hj Niken Saptarini Zulkieflimansyah mengatakan, event LSGS 2019 diharapkan juga mampu percepatan recovery pariwisata NTB terutama di sektor kerajinan.

"Kami sangat bersyukur (LSGS 2019) bisa dilaksanakan sesuai yang dicanangkan dalam calendar of event nasional, kami juga sangat gembira bisa dilaksanakan dengan dukungan dari berbagai pihak dan masyarakat yang ada di NTB," katanya.

Istri Gubernur NTB ini menekankan, semua geliat yang diusahakan tidak akan sampai jika tidak ada promosi yang baik. Oleh karena itu ia berharap jajaran Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB bisa terus mempromosikan event-event pariwisata seperti LSGS ini ke luar NTB.

"Di negara sebelah, seperti itu yang mereka lakukan. Jadi semoga LSGS (2019) ini gaungnya juga terdengar ke luar negeri, agar mereka mau datang ke sini," katanya.

Sementara itu Sekda NTB, H Rosiady Sayuti juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, keberhasilan LSGS 2019 bisa diukur dari jumlah kunjungan selama kegaiatan berlangsung dan dari mana saja kunjungan tersebut.

"Benar seperti yang dikatakan Ibu Ketua Dekranasda, percuma yang pasti tidak akan berhasil kalau gaung LSGS kalau hanya berputar di NTB saja. Dia akan berhasil kalau gaungnya terdengar di Singapura, Hong Kong, Malaysia, ini tugas ibu ketua BPPD yang baru," katanya.

Rosiady mengatakan, promosi event menjadi kunci keberhasilan dalam kegiatan kepariwisataan. Bila perlu BPPD menggandeng publikasi dengan media-media luar negeri baik Malaysia, Singapura, Hongkong, Jepang dan lainnya.

"Bila perlu dana BPPD yang sekian Miliar kalau masih ada, 70 persen dibuat untuk promosi keluar negeri sehinga gaung pariwisata kita betul-betul terdengar dan berpengaruh, dan memengaruhi orang. Bagaimana bisa memengaruh, saya yakin BPPD sudah paham," tukasnya.