Berkunjung ke KPU dan Bawaslu, Danrem 162/WB Tegaskan TNI Siap Amankan Pemilu

Advertisement

Berkunjung ke KPU dan Bawaslu, Danrem 162/WB Tegaskan TNI Siap Amankan Pemilu

Redaksi KATAKNEWS
Jumat, 04 Januari 2019

KUNJUNGAN KE KPU. Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani dan Kasi Intel Korem 162/WB Mayor Inf Hendra Sukmana, bersama Divisi Teknis KPU NTB Suhardi Soud dan Divisi Logistik Hesti Rahayu. (KATAKNEWS/Foto: Penrem 162 WB)


MATARAM - Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan TNI di jajaran Korem 162/WB siap mengawal dan mengamankan proses pelaksanaan Pemilu dan Pilpres, April 2019 mendatang.

"Tentu kami siap membantu mengamankan rangkaian pelaksanaan Pemilu baik Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019. Secara teknis nantinya akan bergabung dengan Kepolisian hingga ke tempat-tempat terpencil,"kata Danrem Rizal, di sela kunjungan ke Kantor KPU Provinsi NTB, Jumat (4/1) di Mataram.

Danrem Rizal didampingi Kasi Intel Korem 162/WB Mayor Inf Hendra Sukmana, berkunjung ke KPU Provinsi NTB untuk melakukan koordinasi terkait pengawalan dan pengamanan logistik Pemilu 2019.

Danrem Rizal diterima Sekretaris KPU NTB Mars Anzhori Wijaya, Divisi Tekhnis Suhardi Soud dan Divisi Logistik Hesti Rahayu di ruang tamu Kantor KPU NTB.

"Kami datang ke KPU NTB selain untuk bersilaturrahmi, juga untuk saling tukar informasi dan diskusi tentang pelaksanaan Pemilu Legislatif maupun Pilpres pada April 2019 nanti," ungkap Danrem Rizal.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari KPU NTB, logistik Pemilu sudah diterima oleh KPUD Kabupaten/Kota se Provinsi NTB.

"Nantinya para Dandim di jajaran Korem juga akan mengecek dan mengamankan keberadaan logistik tersebut untuk menghindari isu-isu yang tidak benar," katanya.

Sementara itu, Divisi Teknis KPU NTB Suhardi Soud mengapresiasi komitmen Danrem terkait dengan pengamanan Pemilu bersama Kepolisian.

"Hal ini menunjukan adanya keinginan agar wilayah NTB tetap kondusif pada Pileg maupun Pilpres 2019 nanti dengan menangkal isu-isu yang beredar di NTB," katanya.

Ia mengatakan, situasi wilayah NTB hingga saat ini masih kondusif, logistik sudah hadir di  seluruh Kabupaten/Kota dan terakhir nanti logistik surat.

"Mohon kepada Danrem dan Kapolda NTB untuk memastikan kondisi keamanan NTB berjalan dengan baik," harapnya.

Danrem Juga Kunjungi Kantor Bawaslu NTB

KUNJUNGAN KE BAWASLU NTB. Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani berbincang dengan Ketua Bawaslu NTB M Khuailid, dalam kunjungan ke Kantor Bawaslu NTB. (KATAKNEWS/Foto: Penrem 162 WB)  

Usai mengunjungi KPU Provinsi NTB, Danrem Rizal beserta rombongan menuju Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB dan disambut Ketua Bawaslu Muhammad Khuwailid, di ruang kerja Ketua Bawaslu Provinsi NTB.

"Kehadiran kami di Kantor Bawaslu NTB untuk mensinergikan dari awal terkait dengan pengamanan wilayah karena proses Pileg dan Pilpres tinggal tiga bulan lagi," jelas Danrem saat di menggelar wawancara di Kantor Bawaslu NTB.

Menurutnya, terkait sinergitas pengamanan bersama Bawaslu akan dilakukan pemetaan dan treathment terhadap wilayah sehingga pelaksanaan Pemilu dan Pilpres dapat berjalan aman dan lancar.

"Kita akan tetap mendampingi Bawaslu apabila ada pihak-pihak yang protes, ada kerusakan kertas suara atau ada penghitungan ulang sehingga Bawaslu bisa melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan yang berlaku," tegasnya.

Sementara Ketua Bawaslu NTB, M Khuailid mengatakan pertemuan dengan Danrem juga membahas potensi-potensi kerawanan di masing-masing wilayah.

"Bawaslu bukan hanya permasalahan kerawanan secara tekhnis pelaksanaan Pemilu namun juga situasi yang kemungkinan bisa mempengaruhi pelaksanaan Pemilu, inilah yang harus dikoordinasikan bersama semua pihak untuk menyelesaikan potensi-potensi kerawanan tersebut," katanya.

Terkait pengamanan, sambungnya, sudah ada leading sector yakni Polri dibackup TNI.

"Sinergitas Bawaslu, KPU, Polri dan TNI untuk mengantisipasi potensi kerawanan selama rangkaian Pemilu," tegasnya.

Dijelaskannya, ada beberapa wilayah yang memiliki indeks kerawanan seperti di Kabupaten Lombok Timur namun faktornya hanya persoalan teknis pemilihan sedangkan di Pulau Sumbawa terkait dengan situasi sosial yang bisa mempengaruhi kelancaran pemilihan.

Khuailid menambahkan, pihaknya juga terus menerus memerangi berita-berita hoax terkait Pemilu.

"Bawaslu dalam hal ini akan melakukan koordinasi dengan semua pihak dan klarifikasi pemberitaan tersebut," tukas dia. K18/Penrem162WB