Selamatkan Hutan Kritis, Babinsa Koramil Sape Bersama Masyarakat Tanam 1000 Pohon

Advertisement

Selamatkan Hutan Kritis, Babinsa Koramil Sape Bersama Masyarakat Tanam 1000 Pohon

Redaksi KATAKNEWS
Senin, 24 Desember 2018

SELAMATKAN HUTAN. Babinsa Desa Nggelu, Koramil 1608-03/Sape, Bima, Serda Syahdan, bersama masyarakat menanam 1000 pohon di kawasan hutan kritis di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). (KATAKNEWS/Foto: Penrem 162 WB)


BIMA - Kepedulian melestarikan lingkungan harus terus menerus disosialisasikan dan dipraktekkan. Apalagi, bencana alam berupa longsor dan banjir belakangan ini banyak disebabkan faktor rusaknya kawasan hutan.

Hal ini yang mendorong Babinsa Desa Nggelu, Koramil 1608-03/Sape, Bima, Serda Syahdan mengajak masyarakat di Desa binaannya agar tetap memperhatikan dan peduli pada kelestarian lingkungan.

Tak hanya bersosialisasi dan mengedukasi lewat pertemuan dan diskusi, Serda Syahdan juga langsung berbuat nyata dan mengajak masyarakat di Desa binaannya untuk mulai menanam pohon di kawasan hutan.

Bersama masyarakat setempat dan petugas KPH Kecamatan Lambu, Minggu (23/12), Serda Syahdan menanam setidaknya 1000 bibit pohon di wilayah hutan tutupan Soo Oi Ngonco, Desa Nggelu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Seribu pohon yang ditanam itu terdiri dari berbagai jenis pohon endemik seperti cakar langit, mahoni, dan asam.

Danramil 1608-03/Sape, Kapten Inf Junaid menjelaskan, kegiatan penanaman pohon tersebut dilakukan lantaran kondisi hutan tutupan Soo Oi Ngonco sudah mulai kritis.

"Kondisi hutan tutupan sudah gundul akibat penebangan liar yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Junaid.

Melihat kondisi tersebut, lanjut Danramil, anggota berinisiatif mengajak warga maupun KPH Kecamatan Lambu untuk melaksanakan reboisasi dengan harapan pohonnya bisa tumbuh mengingat sudah musim hujan.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra memberikan apresiasi kepada anggotanya yang jeli melihat permasalahan yang ada di Desa.

Diakuinya, kondisi hutan di beberapa titik memang sudah memperihatinkan sehingga harus segera diambil langkah-langkah preventif untuk menghindari bencana alam terutama longsor dan banjir.

"Kita berharap pohon-pohon yang sudah ditanam bisa tumbuh dan segar mengingat sekarang sudah musim hujan sehingga bisa menghijaukan kembali hutan yang sudah gundul," katanya.

Akmil lulusan 99 tersebut mengajak dan menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat untuk secara bersama-sama berperan aktif menjaga dan melestarikan lingkungan terutama hutan untuk generasi penerus bangsa ke depan. K18/Penrem162WB