NTB Jajaki Kerjasama Pendidikan dan Investasi dengan Provinsi Kujawsko-Pomorskie Polandia

Advertisement

NTB Jajaki Kerjasama Pendidikan dan Investasi dengan Provinsi Kujawsko-Pomorskie Polandia

Redaksi KATAKNEWS
Rabu, 05 Desember 2018

PENJAJAKAN KERJASAMA. Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan istri Niken Saptarini, bersama Marshal Provinsi Kujawsko-Pomorskie, Piotr Calbecki usai pertemuan penjajakan kerjasama dua Provinsi, di Kota Torun, Polandia. (KATAKNEWS/Istimewa)


TORUN, POLANDIA - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjajaki kerjasama bidang pendidikan dan investasi dengan Pemerintah Provinsi Kujawsko-Pomorskie Polandia.

Penjajajakan dimulai dengan kunjungan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah ke Polandia. Turut bersama Gubernur Zul, istri Gubernur yang juga Ketua TP PKK NTB Niken Saptarini Zulkieflimansyah bersama sejumlah Kepala Dinas/OPD Pemprov NTB.

Kunjungan Gubernur Zul disambut Marshal Provinsi Kujawsko-Pomorskie, Piotr Calbecki dan jajaran birokrasinya dengan sebuah jamuan pertemuan, Selasa (4/12) di Kota Lama Torun.

Pertemuan mendiskusikan berbagai sektor yang bisa ditindaklanjuti jadi kerja sama antara dua provinsi.

"Sebuah kehormatan mendapat sambutan yang begitu hangat, ramah dan terbuka dari Marshal Piotr Calbecki dan jajarannya di Kota Torun. Ini pertemuan pertama kali, namun membuka optimisme saya bahwa langkah selanjutnya begitu lebar dan nyata," kata Gubernur Zul, dalam pertemuan.

Ia memaparkan, Provinsi NTB memiliki banyak potensi sebagaimana Polandia, khususnya Provinsi Kujawsko-Pomorskie.

Mulai dari destinasi wisata desa kuno sebagaimana desa-desa adat di Lombok dan Sumbawa, hingga sektor pertanian dan bioenergi.

"Semoga segera terealisasi jadi kolaborasi konkret antara NTB dengan provinsi di negara yang warna bendaranya sama dengan Indonesia ini, meski terbalik warnanya," kata Gubernur Zul.

Sementara itu, Marshal Provinsi Kujawsko-Pomorskie, Piotr Calbecki mengatakan, kunjungan Gubernur Zul dan rombongan menjadi momen tak ternilai.

Marshal 4 periode ini, menyatakan kunjungan itu akan membuka beragam peluang kerja sama ataupun kolaborasi antara dua Provinsi di beragam sektor bisnis dan industri, termasuk juga pendidikan.

"Kami sangat senang akhirnya bisa bertemu di sini. Selama ini hanya beberapa dari kami yang pernah mengunjungi NTB, sebagai turis maupun dalam kunjungan resmi dinas," katanya.

Menurut dia, hal ini menarik karena Polandia sudah memiliki sejumlah bisnis di sana, seperti skuba diving workshop di Lombok dan juga investasi di bidang pembangkit energi di Sumbawa.

Provinsi Kujawsko-Pomorskie juga memiliki perguruan tinggi Nicolaus Copernicus University, kampus tertua dan terbesar di wilayah ini.

"Kami sangat terbuka menerima para calon mahasiswa atau yang Bapak Gubernur Zul sebutkan sebagai "para pemimpin masa depan Indonesia" di kampus kebanggaan kami," kata Marshal Piotr.

Di kota kelahiran filsuf Copernicus ini, pengiriman beasiswa putra-putri NTB ke Torun juga menjadi materi pembicaraan utama.

Hingga saat ini, program beasiswa mahasiswa S2 Provinsi NTB telah memberangkatkan 18 awardee ke Collegium Civitas of Warsawa dan Vistula University of Warsawa dari bulan Oktober hingga November 2018.

Pada Februari 2019, akan diberangkatkan lagi 200 mahasiwa-mahasiwi NTB ke Vistula University of Warsawa, sebagaimana yang telah disepakati dengan Chancellor Vistula University of Warsawa, Prof. Prof. Zdzislaw Rappacki pada 15 November 2018 lalu. K18/*