Baiq Diyah : Mandiri Senggigi Jazz Festival Buktikan Lombok Nyaman Dikunjungi

Advertisement

Baiq Diyah : Mandiri Senggigi Jazz Festival Buktikan Lombok Nyaman Dikunjungi

KATAKNEWS.com
Senin, 10 Desember 2018

JAZZ FESTIVAL. Baiq Diyah Ratu Ganefi (Tengah) bersama Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid dan Ketua BPPD NTB TGH Fauzan Zakaria, di sela event Mandiri Senggigi Sunset Festival 2018, di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat.(KATAKNEWS/Istimewa)

LOMBOK BARAT, KATAKNEWS.com - Anggota DPD RI, Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi memuji dan mengapresiasi event Mandiri Senggigi Sunset Jazz Festival 2018, yang digelar Minggu (9/12) di kawasan pantai Senggigi, Lombok Barat.

"Acara ini bagus dan harus lebih banyak lagi digelar, agar tamu merasa yakin bahwa Lombok sudah aman," kata Baiq Diyah, yang hadir menyaksikan perform sejumlah musisi Jazz ternama di Mandiri Senggigi Sunset Jazz Festival 2018.

Pariwisata Lombok Barat memang mulai bangkit kembali paska bencana gempa bumi. Berbagai even daerah dan nasional digelar di wilayah Patut Patuh Patju ini.

Salah satunya adalah Mandiri Senggigi Sunset Jazz Festival 2018 yang di gelar di wilayah wisata Senggigi Kabupaten Lombok Barat selama dua hari dari tanggal 8-9 Desember.

Menampilkan musisi Jazz papan atas seperti Indra Lesmana dan Andien serta sederet musisi Jazz lainnya, pelaksanaan Mandiri Senggigi Sunset Jazz Festival 2018 berlangsung sukses. Ribuan masyarakat dan turis mancanegara hadir menyaksikan pagelaran musik Jazz yang di gelar oleh Pemkab Lombok Barat ini.

Festival musik Jazz ini sebagai upaya memulihkan kembali pariwisata Lobar yang sempat redup. Beragam respon positif mengalir dengan di adakannya festival musik Jazz tersebut.

Baiq Diyah Ratu Ganefi mengaku bangga dan menyebut acara ini sukses menghibur masyarakat. Ia mendorong semua pihak lebih bekerja keras untuk bersama mendorong dan bersinergi agar pariwisata di Lombok segera pulih kembali.

"Semua kita harus bekerja keras, bersinergi untuk membangkitkan lagi pariwisata yang menjadi andalan untuk menghidupkan daerah," katanya.

Menurutnya, upaya itu tak bisa hanya dilakukan oleh Pemda Lombok Barat, tetapi semua pihak mulai dari pengusaha travel, pengusaha pariwisata, airline, dan para guide dan stakeholder lainnya bergandeng tangan.

Di lain sisi, Baiq Diyah yang juga Ketua IWAPI NTB menilai banyak yang harus dibenahi oleh Pemda Lombo Barat.

"Bupati (Lombok Barat) sudah menyatakan bulan April (2019) recovery Lombok sudah mulai normal lagi. Maka banyak hal yang harus dibenahi, beberapa fasilitas, terutama fasilitas hotel yang saat ini masih tutup. Pemda harus bisa mendorong agar hotel dan pengusaha segera beroperasi secara normal kembali," katanya.

Baiq Diyah juga menekankan agar masyarakat tidak mudah untuk berbagi pesan tentang kondisi gempa di Lombok, apalagi beberapa waktu lalu sempat terjadi gempa, lalu dimedia sosial rame diposting tentang, longsor, dan korban.

"Tolong jangan lagi sebar berita buruk tentang Lombok di media sosial," imbaunya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menolak berita hoax yang berhubungan dengan kondisi gempa Lombok.

"Lombok harus dikabarkan kepada dunia  sudah aman dan nyaman untuk dikunjungi oleh para wisatawan," tegasnya. K18/*