Pencarian Tujuh ABK KM Multi Prima Masih Dilakukan di Perairan Sumbawa

Advertisement

Pencarian Tujuh ABK KM Multi Prima Masih Dilakukan di Perairan Sumbawa

KATAKNEWS.com
Senin, 26 November 2018

KECELAKAAN PELAYARAN. Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Nyoman Sidakarya saat memberikan keterangan pers tentang kecelakaan kapal KM Multi Prima. (KATAKNEWS/Foto: Humas SAR)


MATARAM, KATAKNEWS.com - Sebuah kapal barang, KM Multi Prima 1 yang berlayar dari Surabaya menuju Waingapu, Sumba, NTT, tenggelam di perairan Sumbawa, NTB, Sabtu (24/11) pekan lalu.

Tim SAR dari Badan Pencarian dan Pertolongan (dulu Basarnas) Mataram, hingga Senin (26/11) masih berupaya melakukan pencarian tujuh awak kapal yang belum ditemukan.

"Kapal tenggelam di perairan Sumbawa. Jumlah ABK ada 14, yang selamat 7 orang dan yang masih belum ditemukan 7 orang," kata Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Nyoman Sidakarya, Senin (26/11) di Mataram.

Dijelaskan, kapal kargo dengan muatan bahan bangunan dan pakan ternak berlayar dari Surabaya menuju Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Kapal tersebut tenggelam karena dihantam gelombang cuaca buruk," katanya.

Menurutnya, 7 ABK yang selamat berhasil ditolong oleh KM Sinar Abadi 201 yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Tujuh orang selamat itu kemudian dibawa hingga ke Pelabuhan Probolinggo.

"Sementara yang tujuh ABK lainnya masih dalam proses pencarian, bangkai kapalnya juga belum ditemukan," katanya.

Sidakarya mengatakan, pihaknya telah mengirim tim dengan kapal pencarian dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, dan sudah berada di lokasi pada Minggu siang (25/11).

"Hingga saat ini proses pencarian masih berlangsung. Selain dari Basarnas Mataram,  ada juga pencarian melalui patroli udara oleh TNI AU," katanya.

ABK SELAMAT. Tujuh ABK KM Multi Prima 1 yang selamat dan berhasil dievakuasi di Probolinggo, Jawa Timur. (KATAKNEWS/Foto: Humas SAR)

Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda menjelaskan, kantor SAR Mataram menerima kabar kecelakaan pelayaran itu pada Sabtu malam (24/11) dari Basarnas Probolinggo.

"Karena ada tujuh yang diselamatkan kapal lain yang tujuan Probolinggo, akhirnya info bahwa kapal tenggelam di perairan Sumbawa itu kita tindak lanjuti," kata Wiswananda.

Berdasarkan laporan, KM Multi Prima 1 merupakan kapal barang dengan panjang 55 meter dan lebar 11.

Mengangkut muatan berupa bahan bangunan (paving, triplek, beton), polar pakan ternak, dengan rute Surabaya - Waingapu.

"ABK ada 14 orang. dan yang belum ditemukan ada 7 orang," katanya.

Tujuh ABK selamat antara lain Bob Chris Butar-Butar (second Officer), Rahmatuloh (second enginer), Debiyallah Sastria (ABK), Zainal Arifin (ABK), Benyamin Henuk (ABK), Aldy Hidayat (Cadet Engine), dan Jamaludin (Koki).

"Seluruh korban selamat sudah menjalani layanan kesehatan oleh KKP Probolinggo dan diinapkan di Mess Srop Probolinggo," katanya.

Sedangkan tujuh ABK yang hilang antara lain, Syamsul (Chief), Trasius (Joi), Pande (KKM), Riski (Oiler), Sutrisno (Oiler), Soni Kancil (Bosun) dan Philipus (Bas).

Wiswananda mengatakan, Basarnas Mataran mengerahkan kapal Rescue Boat 220 Mataram untuk pencarian 7 ABK KM Multi Prima yang hilang itu.

"Pencarian masih dilakukan di sekitar perairan pulau Kapoposang dan perairan utara pulau Sumbawa," katanya. K21