Dikunjungi Sejumlah Dubes dan Diplomat Asing, ITDC Paparkan Potensi Investasi The Mandalika

Advertisement

Dikunjungi Sejumlah Dubes dan Diplomat Asing, ITDC Paparkan Potensi Investasi The Mandalika

Redaksi KATAKNEWS
Minggu, 11 November 2018

BUKIT MARESE. Direktur Konstruksi dan Operasional ITDC, Ngurah Wirawan menjelaskan tentang The Mandalika kepada sejumlah Dubes dan diplomat negara sahabat, di bukit Marese, kawasan wisata The Mandalika, Lombok Tengah.(KATAKNEWS/Bara Elank)

LOMBOK TENGAH - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menyambut positif kedatangan sejumlah duta besar (Dubes) dan diplomat negara sahabat, Sabtu (10/11) ke kawasan wisata The Mandalika, Lombok Tengah.

Selain mengunjungi spot wisata Pantai Kuta dan bukit Marese di kawasan itu, rombongan diplomat asing yang dibawa Kementerian Luar Negeri, juga mendapat pemaparan tentang potensi wisata dan potensi investasi di dalam kawasan The Mandalika, dari pihak ITDC.

Direktur Konstruksi dan Operasional ITDC Ngurah Wirawan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang mengajak para dubes asing berkunjung dan menikmati keindahan alam kawasan The Mandalika.

"Kami harap para dubes bisa mendapatkan kesan positif sehingga bisa cerita ke negaranya bahwa Lombok aman dan tidak separah yang diberitakan," kata Ngurah.

Saat menerima kunjungan para diplomat di kantor ITDC, Ngurah Wirawan didampingi Kepala General Affair ITDC I Gusti Lanang Bratasuta memberi pemaparan tentang potensi The Mandalika.

Para dubes juga menanyakan soal peluang investasi di KEK Mandalika.

Dubes Austria Helen Stanhausl menyimak pemaparan potensi The Mandalika oleh Direktur Operasional ITDC, Ngurah Wirawan.(KATAKNEWS/Bara Elank)  

Ngurah menjelaskan bahwa KEK Mandalika membuka peluang bagi investor dan telah menyiapkan berbagai fasilitas hingga pemberian insentif fiskal kepada para investor.

"Mereka tertarik, tadi Wakil Dubes Mesir juga bertanya investor timur tengah mana yang sudah masuk, kami jelaskan ada Qatar. Mereka (Mesir) berharap para pengusaha wisata di Mesir juga bisa berinvestasi di sini," katanya.

Direktorat Jenderal Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengajak lima duta besar (dubes) dari Austria, Vietnam, Azerbaijan, Thailand, dan Serbia dan belasan wakil dubes berkunjung ke kawasan wisata The Mandalika, dalam program Diplomatic Tour For Lombok Recovery.

Direktur Diplomasi Publik, Kemenlu, Aziz Nurwahyudi mengatakan, kunjungan para dubes asing ke sejumlah daerah merupakan program rutin yang dilakukan Kemenlu setiap tahun.

"Ambassador tour ini untuk mengenalkan potensi daerah kepada dubes asing, tujuannya agar memahami apa yang bisa dikerja samakan, investasi dari negaranya kepada daerah yang dikunjungi," jelasnya.

Lombok dipilih karena dinilai sebagai daerah potensial untuk sektor investasi pariwisata.

Selain itu karena Lombok juga baru saja mengalami ujian saat diterpa gempa pada beberapa bulan lalu.

Dia berharap, kehadiran para dubes mampu mendorong percepatan pemulihan sektor pariwisata Lombok.

"Tujuannya, mereka bisa promosikan Lombok karena mereka sudah tahu Lombok sudah bangkit dan siap menerima wisatawan lagi," kata Azis.

Selain mempromosikan sektor pariwisata Lombok, Aziz juga berharap para dubes menyampaikan informasi tentang potensi investasi sektor pariwisata di kawasan The Mandalika yang sedang dalam proses pengembangan.

Menurut Aziz, Mandalika merupakan  peluang besar bagi investor asing untuk ikut menanamkan modalnya.

"Kita bisa lihat, ini ada potensi, ketika mereka mau investasi silakan datang ke Mandalika. Ini tempat yang sudah siap, daripada nyari-nyari yang belum siap," tukasnya. K18/**