AMNT Konsisten dan Selalu Berkomitmen Laksanakan Perjanjian

Advertisement

AMNT Konsisten dan Selalu Berkomitmen Laksanakan Perjanjian

KATAKNEWS.com
Sabtu, 24 November 2018

PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). 

MATARAM, KATAKNEWS.com - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) selalu memegang dan menjalankan komitmen yang sudah dibuat, termasuk dengan Mitra Bisnis seperti PT Sinar Tubalong Mandiri (PT STM), serta beberapa pembeli barang bekas alat produksi tambang atau “scrap material” lainnya yang saat ini sedang menunggu penyelesaian proses perizinan yang diperlukan.

Head of Corporate Communications Manager PTAMNT, Anita Avianty menyampaikan bahwa dalam menjalankan aktivitas bisnisnya PT AMNT senantiasa mengikuti dan menaati seluruh peraturan perundangan yang berlaku.

"Khususnya mengenai perizinan yang diperlukan dari instansi terkait, termasuk perizinan yang diperlukan untuk mengeluarkan barang bekas alat produksi tambang atau “scrap material” dari area PT AMNT yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," kata Anita dalam keterangan tertulis di Mataram, seperti dikutip AntaraNews, Jumat (23/11).

Baca Juga : Merasa Dirugikan, Pengusaha Surabaya Bakal Gugat AMNT ke Pengadilan Niaga

Anita menjelaskan, PT STM juga telah memahami syarat dan kondisi ini sebagaimana telah dikonfirmasi oleh PTSTM dalam suratnya kepada PT AMNT.

Terkait pemberitaan belakangan ini di beberapa media mengenai “scrap material”, perjanjian kontrak kerja sama jual beli yang dilakukan adalah antara dua badan usaha, yaitu PT AMNT dengan PT STM beserta dengan seluruh perubahan dan kesepakatan yang telah dicapai.

Hal ini sesuai dengan kontrak kerja sama yang telah disepakati dan ditandatangani oleh kedua belah pihakdan PT AMNT memegang teguh apa yang telah disepakati bersama tersebut sebagai bentuk itikad baik dan profesionalitas.

Anita menambahkan, bahwa PT AMNT senantiasa mengedepankan musyawarah untuk mufakat dalam mencari solusi efektif untuk setiap permasalahan, namun perusahaan mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap dapat merugikan perusahaan dalam berbagai aspek, khususnya terhadap pihak yang tidak memiliki hubungan hukum dengan PTAMNT. K18/**