Tingkatkan Karakter Kebangsaan, Karyawan PT AMNT Ikut Diklat Bela Negara di Korem 162 Wira Bhakti

Advertisement

Tingkatkan Karakter Kebangsaan, Karyawan PT AMNT Ikut Diklat Bela Negara di Korem 162 Wira Bhakti

Redaksi KATAKNEWS
Selasa, 09 Oktober 2018

DIKLAT BELA NEGARA. Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani saat memimpin apel pembukaan Pendidikan dan Latihan Bela Negara bagi karyawan PT AMNT, di lapangan Makorem 162/WB di Mataram. (KATAKNEWS/Penrem 162 WB)

MATARAM - Karyawan PT Aman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Bela Negara yang diselenggarakan Korem 162 Wira Bhakti Mataram.

Pembukaan Diklat Bela Negara PT AMNT Gelombang V Tahun 2018 tersebut dipimpin Danrem 162/WB, Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, Selasa (9/10) di lapangan Makorem 162/WB di jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.

Dalam sambutan pembukanya, Danrem Rizal menegaskan, hakikat pertahanan negara adalah segala upaya pertahanan bersifat semesta yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri.

"Dalam hal ini, PT AMNT yang merupakan salah satu badan hukum yang bergerak  di bidang Pertambangan harus memiliki kesadaran akan pentingnya Pendidikan Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara," katanya.

Danrem Rizal menjelaskan, tujuan dari Pelatihan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara itu adalah untuk melatih jiwa kepemimpinan dalam memimpin diri sendiri ataupun kelompok, menghilangkan sikap negatife seperti malas, apatis, boros, egois, dan tidak disiplin.

Selain itu, juga membentuk sikap disiplin akan waktu, aktivitas dan juga pengaturan kegiatan lain.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk perilaku jujur, tegas, adil, serta kepedulian antar sesama. Dan membentuk jiwa kebersamaan serta solidaritas antar sesama rekan seperjuangan serta untuk membentuk mental dan juga fisik yang tangguh," kata Danrem Rizal.

Danrem Rizal menekankan kepada seluruh peserta agar melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh selama mengikuti kegiatan ini dapat mendukung tugas pokok para karyawan di tempat kerja dan dapat menjadi pelopor dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air/bela negara dilingkungan masing-masing.

Ia berharap pelaksanaan Diklat Bela Negara PT AMNT Gelombang V tahun 2018 ini dapat lebih baik dari sebelumnya, sehingga para peserta Diklat Bela Negara ini dapat menjadi karyawan yang profesional

Terpisah, Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan S.Sos, menjelaskan Bela Negara merupakan suatu hak dan kewajiban seluruh komponen bangsa yang diatur dalam isi Pembukaan UUD 1945, yakni Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30 ayat (1).

Hal ini juga diatur dalam Pasal 9 Undang-Undang Nomor  3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara yang berbunyi setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara.

"Pendidikan bela negara bagi seluruh warga negara adalah hal yang penting dan tidak dapat ditawar lagi," katanya.

Pendidikan bela negara dipandang relevan dan strategis, di samping untuk pembinaan pertahanan negara juga berguna untuk meningkatkan pemahaman dan penanaman jiwa patriotisme dan cinta Tanah Air.

Menurut Dahlan, Korem 162/WB sesuai dengan tugas pokoknya di bidang teritorial salah satunya melakukan pendataan dan pembinaan terhadap seluruh komponen bangsa untuk menciptakan ruang, alat dan kondisi perjuangan (Rak Juang) yang tangguh di bidang pertahanan.

Di lingkungan pekerjaan, pembinaan kesadaran bela negara diberikan kepada para pegawai  dengan  tujuan agar kesadaran bela negara dapat disosialisasikan dan diinternalisasikan di lingkungannya masing-masing.

"Sehingga nilai-nilai bela negara menjadi landasan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Dahlan. K18/Penrem 162 WB