Pemprov NTB-Rumah Zakat Resmikan Desa Berdaya di Lombok Utara

Advertisement

Pemprov NTB-Rumah Zakat Resmikan Desa Berdaya di Lombok Utara

Redaksi KATAKNEWS
Rabu, 24 Oktober 2018

PERESMIAN DESA BERDAYA. Assisten III Pemprov NTB, Hj Hartinah didampingi CEO Rumah Zakat Nur Efendi menandatangani prasasti peresmian Desa Berdaya, Rabu (24/10) di Desa Medana, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.(KATAKNEWS/Bara Elank)

LOMBOK UTARA - Desa Berdaya NTB yang digagas Rumah Zakat, diresmikan Rabu (24/10) di Desa Medana, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Konsep hunian sementara terintegrasi ini, ke depan juga akan dibangun di wilayah terdampak gempa bumi Kabupaten Lombok Barat dan Sumbawa.

Peresmian Desa Berdaya NTB, dilakukan dengan penandatanganan Prasasti Desa Berdaya oleh Assiten III Pemprov NTB, Hj Hartinah, atas nama Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah.

Simak Videonya :

Hadir dalam peresmian, CEO Rumah Zakat Nur Efendi, Sekda Kabupaten Lombok Utara H Suwandi, Sekda Lombok Barat HM Taufik, Sekda Sumbawa H Rasyidi, dan sejumlah perwakilan pihak sponsor seperti BPJS Kesehatan, dan perbankan.

CEO Rumah Zakat, Nur Efendi mengatakan, Desa Berdaya NTB merupakan bagian dari program pemberdayaan berkelanjutan yang dilakukan Rumah Zakat untuk sejumlah lokasi terdampak gempa bumi di Lombok dan Sumbawa.

Baca Juga : Masih Banyak Kendala Penanganan Pasca Bencana di Lombok Barat

Selain rumah hunian sementara (Huntara), kawasan Desa Berdaya juga dibangun terintegrasi dengan sejumlah fasilitas umum, seperti Masjid, Sekolah, Sarana Kesehatan, dan juga Pasar.

"Rumah Zakat menargetkan membangun 1.000 unit Huntara dengan konsep terintegrasi, di Lombok Utara, Lombok Barat dan Sumbawa. Saat ini sudah berhasil 205 unit dilengkapi fasilitas umum, ada Masjid, Sekolah, dan Sarana Kesehatan, di Desa Medana Lombok Utara, ini akan menjadi model serupa di Lombok Barat dan Sumbawa nantinya," kata Nur Efendi.

Menurut Efendi, konsep hunian terintegrasi yang diberi tajuk Desa Berdaya ini bertujuan agar masyakarat korban gempa bumi di Lombok dan Sumbawa bisa memiliki optimisme untuk bangkit kembali pasca bencana melanda.

"Jadi agar masyarakat bisa merasakan bahwa kita NTB bisa bangkit dan bersemangat untuk meraih masa depan yang lebih baik lagi,"katanya.

Konsep Desa Berdaya ini juga bertujuan untuk memulihkan kondisi ekonomi para korban gempa bumi. Di kawasan ini, Rumah Zakat akan menempatkan petugas pendamping dan memberikan pelatihan-pelatihan industri rumahan dari potensi lokal yang ada.

Desa Berdaya di Medana, Lombok Utara dihuni ratusan keluarga penyintas bencana gempa bumi di Kecamatan Pemenang yang sebagian besar rumahnya rusak berat dan belum bisa membangun kembali.

"Kami sangat bersyukur ada bantuan Huntara ini, sehingga bisa hidup lebih baik ketimbang di tenda," kata salah seorang warga, Ahmad S (38).

Ia mengaku Huntara sangat berguna terutama bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat gempa bumi. Apalagi, hingga saat ini belum semua masyarakat korban gempa di Lombok Utara menerima bantuan pemerintah untuk membangun rumahnya kembali.

"Kita sudah didata, tapi belum dapat bantuan," tukas Ahmad. K18