NTB Kirim 14 Ribu Ton Beras ke Bali dan NTT

Advertisement

NTB Kirim 14 Ribu Ton Beras ke Bali dan NTT

Redaksi KATAKNEWS
Selasa, 02 Oktober 2018

KATAKNEWS/Bara Elank

KETAHANAN PANGAN. Kabid Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Divre NTB, Burhanuddin Azhari, dalam sebuah pertemuan terkait ketahanan pangan di NTB.

MATARAM, KATAKNEWS.com - Produksi padi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami surplus dari tahun ke tahun, membuat NTB mampu menyuplai kebutuhan beras di Provinsi tetangga, Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Tahun 2018 ini, NTB mengirimkan setidaknya 14 ribu ton beras ke Bali dan NTT.

Kabid Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Divre NTB, Burhanuddin Azhari menjelaskan, 14 ribu ton beras NTB yang dikirim ke dua Provinsi tetangga itu terdiri dari 3 ribu ton ke Bali, dan 7 ribu ton ke NTT, yang sudah terealisasi. Ditambah 2 ribu ton ke Ende (NTT), dan 2 ribu ton ke Waingapu (NTT) yang masih dalam proses.

"Jadi total untuk Bali dan NTT itu kita bisa kirim 14 ribu ton," kata Burhanuddin, Selasa (2/10) di Mataram.

Ia memaparkan, secara umum dengan luas tanam padi setahun rata-rata 4.200 hektare dengan produktivitas rata-rata 5,5 ton per hektare, maka NTB bisa memproduksi sekira 2 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) setiap tahun.

Baca Juga : Bertemu Bulog, BDRG Pastikan Stok Beras NTB Aman

Hasil panen itu sebagian digunakan untuk benih tanam selanjutnya, sebagian untuk stok pasaran umum untuk kebutuhan lokal di NTB, dan surplusnya bisa dikirim antar pulau, termasuk memenuhi kebutuhan beras di daerah tetangga.

"Dari total hasil produksi itu, kami ambil 10 persen untuk cadangan Bulog sesuai target. Sehingga tahun (2018) ini 130 ribu ton setara beras," katanya.

Menurut dia, hingga September lalu realisasi penyerapan Bulog sudah mencapai 110 ribu ton, dan masih tersisa 20 ribu ton yang akan dipenuhi hingga 3 bulan ke depan. K14