Korem 162 Wira Bhakti Gelar Istigosah dan Doa Bersama untuk Korban Bencana

Advertisement

Korem 162 Wira Bhakti Gelar Istigosah dan Doa Bersama untuk Korban Bencana

Redaksi KATAKNEWS
Kamis, 11 Oktober 2018

ISTIGOSAH. Danrem 162 WB, Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani dan jajaran Korem 162 WB menggelar istigosah di Masjid As Syuhada, Gebang Mataram, untuk mendoakan para korban bencana di NTB dan Sulteng.(KATAKNEWS/Penrem 162 WB) 
MATARAM - Jajaran Korem 162/WB menggelar istigosah, zikir dan doa bersama, Rabu (10/10) di Mataram. Selain untuk mendoakan dan meringankan beban derita para korban bencana gempa bumi di NTB dan Sulawesi Tengah, doa bersama yang digelar serentak juga dilakukan untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia.

“Acara doa bersama ini dilaksanakan seluruh personel Korem dan jajaran, khusus untuk wilayah Garnizun Mataram. Yang beragama Islam dilaksanakan di Masjid As Syuhada’ dan umat Hindu melaksanakan Pura Pasupati Asrama Gebang, sedangkan umat Nasrani melaksanakan di Aula Yonif 742/SWY Gebang Mataram,” kata Kabintalrem 162/WB, Kapten Inf Ponis.

Menurutnya, kegiatan istigosah dan doa bersama tersebut ditujukan untuk membantu para korban bencana gempa bumi di Lombok dan Sumbawa, Provinsi NTB, dan juga para korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

"Kita doakan agar saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana ini diberikan kekuatan secara bathin dan lahiriah untuk menerima musibah dengan sabar dan ikhlas. Dengan harapan secara psikologis mereka siap dengan kondisi yang sudah terjadi," katanya.

Dijumpai usai istigosah di Masjid As Syuhada’, Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, selain acara istigosah dan doa bersama yang dilakukan serentak di seluruh satuan jajaran, Korem bersama jajaran juga melakukan penggalangan dana internal untuk membantu para korban bencana khususnya yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah.

“Jika sudah terkumpul, akan langsung dikirim ke alamat yang sudah ditunjuk satuan TNI yang ada di Sulawesi Tengah,” Danrem Rizal.

Danrem Rizal mengatakan, bantuan untuk para korban gempa di Lombok dan Sumbawa juga akan diberikan nantinya dari uang pendaftaran pendafataran para peserta lomba lari TNI Marathon Mandalika atau The Indonesian National Armed Forces Mandalika Marathon 2018 yang akan digelar pada 4 November mendatang di kawasan pantai Kuta, KEK Mandalika, Lombok Tengah.

"Jadi event TNI Marathon dalam rangka HUT TNI ke 73 ini, bukan saja menjadi daya bangkit pariwisata NTB, tapi juga ada manfaat untuk membantu saudara-saudara kita korban gempa di Lombok dan Sumbawa. Uang pendaftaran peserta rencananya akan disalurkan untuk bantuan untuk saudara-saudara kita di NTB ini," katanya. K18/Penrem 162 WB