HBK : Kepedulian Pada Alam Lingkungan Sama dengan Peduli Pada Bangsa dan Negara

Advertisement

HBK : Kepedulian Pada Alam Lingkungan Sama dengan Peduli Pada Bangsa dan Negara

Redaksi KATAKNEWS
Senin, 15 Oktober 2018

DEKAT MERAKYAT. H Bambang Kristiono (HBK) didampingi istri Hj Dian Bambang, berswafoto bersama kaum perempuan Pasukan Sapu Tanjung Karang Bangsal, Minggu (14/10), usai kegiatan bersih pantai di Tanjung Karang, Mataram.(KATAKNEWS/Bara Elank) 

MATARAM - Kepedulian pada Bangsa dan Negara bisa ditunjukan masyarakat dengan meningkatkan kepedulian pada kelestarian alam dan lingkungan sekitarnya.

Hal tersebut ditegaskan petinggi Partai Gerindra, H Bambang Kristiono (HBK), Minggu sore (14/10), di sela kegiatan Beach Clean-Up atau bersoh-bersih pantai di kawasan pantai Tanjung Karang, Kecamatan, Sekarbela, Kota Mataram, NTB.

"Saya sangat bangga saat datang ke sini, ternyata kaum perempuan, ibu-ibu disini sudah membentuk kelompok yang rutin berkegiatan membersihkan pantai ini setiap pekan. Hal ini yang perlu dicontoh, karena kepedulian pada alam dan lingkungan sekitar juga merupakan kepedulian kepada bangsa dan negara," kata HBK.

Didampingi istri, Hj Dian Bambang, HBK bersama sekitar 30 ibu-ibu dari Lingkungan Tanjung Karang Bangsal, sejumlah kader Partai Gerindra, dan puluhan masyarakat setempat membersihkan kawasan pantai  dari sampah sisa makanan ringan dan ranting dedaunan yang mengotori pantai.

Selain untuk mendorong kepedulian masyarakat tentang pentingnya menjaga alam dan lingkungan, kegiatan itu dilakukan HBK juga dalam rangka menyongsong HUT Walhi ke 38 yang tahun ini jatuh pada Senin 15 Oktober.

"Lewat aksi bersih-bersih pantai ini ingin kami sampaikan pesan bahwa kepedulian pada lingkungan tak bisa hanya dibebankan kepada Walhi saja. Semua pihak harus ikut serta dan bahu-membahu untuk peduli lingkungan, termasuk masyarakat," katanya.

TELADAN. Memberi teladan pada masyarakat, HBK bersama Hj Dian Bambang terjun langsung turut membersihkan sampah di pantai Tanjung Karang. (KATAKNEWS/Bara Elank)  

Dalam kegiatan bersih-bersih pantai itu, tim Maju Bersama HBK membagikan sapu dan kantong sampah atau trash bag bagi masyarakat yang terlibat aksi bersih-bersih.

Caleg DPR RI Dapil Lombok dari Partai Gerindra Nomor Urut 1 ini, juga sempat mengunjungi Taman Bacaan di lingkungan Tanjung Karang Bangsal, serta menyapa masyarakat nelayan di kawasan pantai tersebut.

Usai kegiatan bersih-bersih pantai, HBK bersama istri Hj Dian Bambang, juga terlibat obrolan dialog dengan masyarakat setempat.

Kepada masyaraat di kawasan pesisir itu, HBK juga mengungkapkan tentang pentingnya sebuah gerakan untuk mulai menanam Mangrove atau Bakau di kawasan pesisir pantai.

"Mangrove ini sangat penting sebagai antisipasi abrasi," kata HBK.

Selain itu, pria yang bersuara lantang namun tertata santun ini, juga menilai bahwa keberadaan Mangrove bisa memberi nilai ekonomis bagi masyarakt ke depan.

Sebab, daerah tutupan hutan Mangrove merupakan habitat ekosistem bernilai ekonomis seperti Kepiting dan Rajungan, dan juga beragam jenis ikan.

Komoditi hasil laut itu tentu bisa dikelola masyarakat, mulai dari di jual ke pasaran, atau dikemas menjadi kuliner khas, bahkan produk olahan untuk makanan ringan.

"Jadi selain untuk ekosistem, tentu juga akan sangat ekonomis bagi masyarakat," katanya.

Ia mengatakan, dirinya dan Generasi Muda Partai Gerindra juga tengah menggalakan menanam Mangrove ini di sejumlah daerah.

Tujuannya semata agar alam dan lingkungan bisa lestari dan di sisi lain kesejahteraan masyarakat pesisir bisa meningkat.

BANTUAN NUTRISI. HBK bersama istri Hj Dian Bambang membagikan banuan berupa susu dan suplemen ibu hamil dan juga suplemen makanan tambahan bagi anak-anak di Tanjung Karang, Kota Mataram. (KATAKNEWS/Istimewa)

Dalam rangkaian kunjungannya itu, HBK bersama Bunda Dian Bambang juga memberikan bantuan bagi masyarakat sekitar.

Bantuan berupa susu dan makanan suplemen untuk ibu hamil dan juga makanan bernutrisi untuk anak-anak, dibagikan kepada kaum wanita dan juga anak-anak di sana.

Salah seorang warga setempat, Rohani (38) mengaku senang bisa terlibat kegiatan bersih pantai bersama HBK dan Bunda Dian Bambang.

Rohani merupakan salah satu dari 30-an ibu yang bergabung embentuk kelompok Pasukan Sapu Tanjung Karang Bangsal.

Setiap pekan mereka membersihkan pantai dengan peralatan sederhana dan swadaya.

"Ya sudah lama kita lakukan, ini demi kebersihan di lingkungan kita terutama di pantainya," katanya.

Menurut Rohani, kaum perempuan di sana juga membentuk kelompok industri rumahan, seperti pengolahan hasil laut sebagai abon dan kerupuk.

Hanya saja, masih terkendala permodalan dan sistem pemasaran yang belum maksimal.

Menanggapi Rohani, Bunda Dian Bambang mengatakan, semangat kaum perempuan di pesisir Tanjung Karang itu membuat dirinya terharu sekaligus bangga.

"Saya sendiri tidak pernah bayangkan ada kelompok perempuan yang luar biasa di pesisir pantai seperti ini," kata Bunda Dian Bambang.

Menurutnya, ke depan ia akan mengupayakan memberi bantuan pembinaan, baik berupa permodalan dan juga pendampingan pemasaran untuk kaum perempuan yang memang memiliki semangat juang tinggi seperti di Tanjung Karang ini. K18