Gubernur Zul : Lapor ke Saya Kalau Ada Kadis yang Persulit Dunia Usaha

Advertisement

Gubernur Zul : Lapor ke Saya Kalau Ada Kadis yang Persulit Dunia Usaha

Redaksi KATAKNEWS
Kamis, 04 Oktober 2018

BANTUAN. Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan peralatan secara simbolik kepada masyarakat Desa Senaru, dalam silahturahmi Gubernur bersama stakeholders pariwisata NTB. 

MATARAM - Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah meminta para pelaku wisata bisa bersama-sama pemerintah mempercepat recovery sektor pariwisata NTB pasca bencana.

Salah satu caranya adalah dengan memperbanyak komunikasi dan pertemuan silahturahmi.

Gubernur Zul menilai, percepatan recovery sektor parwisata yang terdampak bencana hanya bisa dilakukan dengan inovasi dan sinergi semua pihak terkait.

"Itu alasan kenapa saya meminta bisa berkumpul dan bertemu dengan stakeholders dan para pelaku wisata. Saya mau bilang pada semua bahwa tugas kami sebagai pemerintah adalah membantu anda semua," kata Gubernur Zul, Rabu malam (3/10) dalam silahturahmi bersama Dinas Pariwisata NTB, stakeholders pariwisata, dan pelaku industri,  di kantor Dinas Pariwisata NTB.

Menurut Gubernur Zul, ibarat kendaraan, fungsi pemerintah mulai dari Gubernur, Bupati, atau Walikota hanyalah sebagai kemudi. Sementara mesin kendaraan sesungguhnya adalah sektor industri, para pelaku wisata.

Jadi cepat atau tidaknya laju kendaraan tergantung para pelaku wisata ini.

Di hadapan para pelaku wisata, Gubernur Zul menekankan agar mereka melaporkan langsung bila mendapati Kepala Dinas atau staf di Dinas tertentu yang mempersulit mereka.

"Tugas kami adalah membantu anda semua (pelaku wisata) untuk tumbuh. Laporkan ke saya kalau ada staf dan Kadis yang mempersulit dunia usaha (untuk tumbuh)," tegasnya.

Ia menekankan, siapa pun yang mau dan bersedia menjadi Kepala Dinas adalah mereka yang harus mau berkorban dan membantu dunia usaha.

Tentu saja dengan kemudahan perizinan, masukan dan gagasan, serta waktu dan tenaga.

"Sebab yang bisa mengatasi kemiskinan dan pengangguran di daerah ini bukan Gubernur, bukan Wakil Gubernur, tapi dunia usaha. Bisnis yang tumbuh di daerah ini yang akhirnya menyerap tenaga kerja," katanya. K18