Begini Keindahan Pantai Jelenga di Sumbawa Barat Setelah Dikembangkan Amman Mineral

Advertisement

Begini Keindahan Pantai Jelenga di Sumbawa Barat Setelah Dikembangkan Amman Mineral

Redaksi KATAKNEWS
Selasa, 09 Oktober 2018

PANTAI JELENGA. Sejumlah wisatawan di pantai Jelenga, Kecamatan Jereweh, Sumbawa Barat. Destinasi wisata di Sumbawa Barat ini semakin indah setelah ditata Amman Mineral bersama Dispar setempat.(KATAKNEWS/Istimewa)
SUMBAWA BARAT - Pantai Jelenga di Kecamatan Jereweh, Sumbawa Barat semakin memesona setelah ditata oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) bersama Dinas Pariwisata setempat.

Pantai berpasir putih ini, kini menjadi sebuah destinasi yang nyaman untuk wisatawan, dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung wisata yang layak.

"Kami kembangkan potensi di Pantai Jelenga ini agar menjadi destinasi yang nyaman untuk wisatawan. Kami bekerjasama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Alam Asri Desa Jelenga, melakukan ini agar ekonomi masyarakat di sini ikut tumbuh ke depan," kata Head of Corporate Communications PT Amman Mineral Nusa Tenggara,  Anita Avianty.

Pengembangan kawasan pantai Jelenga dilakukan dengan meningkatkan kualitas dan pelayanan penunjang wisata di Pantai Jelenga.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik dan minat bagi kunjungan wisatawan.

Anita mengatakan, Sumbawa Barat memiliki potensi wisata pantai yang banyak dan salah satu obyek wisata yang potensial untuk dikembangkan adalah Pantai Jelenga.

"Melalui kemitraan kami dengan Pokdarwis Alam Asri Pantai Jelenga, kami ingin memberdayakan masyarakat sekitar untuk bersama-sama mengembangkan usaha-usaha baru yang dapat menunjang sektor pariwisata di wilayah ini," katanya.

Usaha-usaha yang bisa dilakukan masyarakat setempat antara lain membangun penginapan, rumah makan, dan aneka usaha kerajinan tangan.

"Melalui inisiatif ini kami berharap perekonomian masyarakat dapat terus ditingkatkan, membuka peluang kesempatan kerja yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan asli daerah,” katanya.

Anita memaparkan, sejak awal 2018 Amman Mineral telah memperkenalkan paradigma baru dalam melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada tiga program.

Tiga program itu antara lain Agribisnis, Pariwisata, dan Pengembangan Usaha Mikro Kecil (UMK).

Pengembangan Obyek Wisata Pantai Jelenga merupakan salah satu bentuk implementasi dari paradigma baru program Tanggung Jawab Sosial Amman Mineral tersebut.

Anita menambahkan, penataan Pantai Jelenga juga dilakukan untuk mendukung program recovery sektor pariwisata di NTB, setelah bencana gempa bumi beberapa waktu lalu.

Ketua Pokdarwis Alam Asri Jibrata Utama mengatakan, penataan PantaiJelenga tentu membawa harapan baru bagi pengembangan wisata di Desa Jelenga dan sekitarnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Amman Mineral yang sudah memberikan kepercayaan kepada kami, Kami berharap Pantai Jelenga dapat menjadi sentra pariwisata di Kabupaten Sumbawa Barat dan mengajak semua pihak untuk sama-sama menjaga obyek wisata Pantai Jelenga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Sumbawa Barat, I Gusti Sumbawanto menyampaikan apreasiasi kepada Pokdarwis dan Amman Mineral yang telah bersinergi mengembangkan obyek wisata Pantai Jelenga.

“Hitam putihnya pariwisata ini tergantung Pokdarwis. Pokdarwis yang maju adalah yang bisa menjalankan Sapta Pesona yaitu tidak ada sampah berserakan, aman, bersih, rapi, indah, tertib, sejuk dan ramah tamah,” katanya.

Sumbawanto mengatakan, Pantai Jelenga  menjadi salah satu destinasi andalan di Sumbawa Barat.

"Pengembangan kawasan ini, juga untuk mengabarkan ke wisatawan bahwa NTB sudah aman dan nyaman untuk dikunjungi," katanya.

Tentang Amman Mineral Nusa Tenggara

Amman Mineral Nusa Tenggara (“Amman Mineral”) adalah perusahaan tambang Indonesia yang mengoperasikan tambang Batu Hijau.

Amman Mineral memiliki beberapa prospek lain yang sangat menjanjikan di area konsesi tembaga dan emas yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tambang Batu Hijau adalah tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia dan merupakan aset berkelas dunia.

Pemegang saham PT Amman Mineral Nusa Tenggara adalah PT Amman Mineral Internasional (82,2%) dan PT Pukuafu Indah (17,8%). PT Amman Mineral Internasional adalah perusahaan Indonesia yang pemegang sahamnya terdiri dari PT AP Investment (50%) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (50%). K18