Tim Psikologi TNI Kogasgabpad Bantu Pulihkan Trauma Korban Gempa

Advertisement

Tim Psikologi TNI Kogasgabpad Bantu Pulihkan Trauma Korban Gempa

Redaksi KATAKNEWS
Kamis, 13 September 2018

KATAKNEWS/Penrem 162 WB

TRAUMA HEALING. Anggota TNI Kogasgabpad melaksanakan program trauma healing bersama anak pengungsi korban gempa Lombok.


MATARAM - Tim Psikologi TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) memberikan bantuan pemulihan trauma psikologis bagi warga dan anak-anak korban gempa bumi di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tim Psikologi TNI Kogasgabpad bersama dengan para relawan, Selasa (11/9) membantu dukungan psikologis di tempat pengungsian Desa Balai Kuwu, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

Sejumlah kegiatan dilakukan antara lain ceramah motivasi bagi orang tua dan play games psikologi untuk anak-anak.

Ketua Tim Psikologi TNI Kogasgabpad, Mayor Kes NH. Prasetyo, M.Psi, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan ini adalah untuk membantu memulihkan trauma warga terutama anak-anak, untuk segera bangkit dengan melakukan berbagai kegiatan pasca gempa yang telah mengguncang wilayah Lombok.

“Tim Psikologi TNI Kogasgabpad melakukan sebuah terapi yaitu story telling, dimana anak-anak ini bisa meluapkan emosinya melalui permainan psikologi, mendengarkan cerita dan motivasi yang membuat mereka untuk bangkit,” paparnya.

Menurut Prasetyo, pada umumnya anak-anak kalau mengalami trauma atau pun masalah cenderung dipendam dan tidak bisa mengucapkan kata-kata, sehingga perlu difasilitasi dengan berbagai terapi psikologi maupun diberikan trik-trik psikologi.

“Dengan harapan, mereka bisa melupakan kesedihan dan dapat bersekolah lagi seperti semula. Berbeda dengan penanganan psikologi orang tua, salah satunya dengan psikologi edukasi,” katanya.

Tim juga menjelaskan kepada warga  tentang fenomena gempa dan tsunami. Itu penting sekali, sehingga dengan pengertian yang baik kondisi psikologi mereka lebih tenang.

Sementara itu, untuk memaksimalkan membantu memulihkan warga yang sedang mengalami trauma, Tim Psikologi TNI Kogasgabpad bersama-sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), Guru Garis Depan (GGD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta relawan-relawan yang sedang melaksanakan sebuah pelayanan konseling di daerah Lombok. K24