Pangkogasgabpad Tinjau Pembangunan Percontohan RISHA di Sembalun

Advertisement

Pangkogasgabpad Tinjau Pembangunan Percontohan RISHA di Sembalun

KATAKNEWS.com
Jumat, 14 September 2018

KATAKNEWS/Dok.Pen Kogasgabpad

PEMBANGUNAN RISHA. Pangkogasgabpad Mayjen TNI Madsuni saat meninjau pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) percontohan, Kamis (13/9) di areal Koramil Sembalun, Lombok Timur. 


LOMBOK TIMUR - Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasbagpad) Mayjen TNI Madsuni, Kamis (13/9) meninjau pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) di areal Koramil 1615-10/Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, NTB.

Rumah tersebut merupakan model RISHA pencontohan yang akan diimplementasikan nantinya untuk rekonstruksi rumah masyarakat yang rusak akibat gempa bumi.

Dalam kunjungan itu, Pangkogaspad Mayjen TNI Madsuni didampingi Aster Kogasgabpad Kolonel Inf Herry, Dansektor III Kolonel Mar Azis, Kepala Balai Litbang Tata Bangunan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kuswara, dan aplikator Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) H Iskandar.

"RISHA ini merupakan model rumah tahan gempa yang nantinya akan diaplikasikan dalam membangun rumah masyarakat yang rusak," kata Mayjen Madsuni, di sela kunjungan tersebut.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa pembangunan rumah masyarakat korban gempa bumi Lombok dalam tahap rekonstruksi harus memenuhi standar PUPR.

Setidaknya struktur bangunannya memenuhi kriteria RISHA, dan pembangunannya pun harus dengan pengawasan petugas Kementerian PUPR atau para insinyur muda dan aplikator RISHA.

Di Kecamatan Sembalun, Kementerian PUPR mendampingi pembangunan 136 unit RISHA, termasuk satu RISHA percontohan di Koramil.

Mayjen Madsuni mengatakan, pihaknya mendorong percepatan pembangunan RISHA ini, hingga seluruh sasaran bisa tercapai.

“Harapannya agar masyarakat yang mengungsi lekas kembali ke rumah masing yang layak dan dapat beraktivitas seperti semula. Sebab sebentar lagi musim hujan, kasihan mereka kalau berlama-lama di pengungsian,” katanya.

Selain itu, dalam kunjungan tersebut, Mayjen Madsuni juga memerintahkan agar Danramil Sembalun melakukan pendataan terhadap rumah-rumah Babinsa di Sembalun yang rusak akibat gempa bumi.

 "Untuk rumah pribadi Babinsa yang rusak agar didata, nanti akan kita dibuatkan rumah hunian sementara (Huntara), sehingga Babinsa merasa tenang meninggalkan keluarga untuk melaksanakan tugas dalam membantu masyarakat yang terkena gempa, khususnya di Sembalun,” katanya.

Mayjen TNI Madsuni juga berpesan kepada Danramil 1615-10/Sembalun Lettu Inf Abdul Wahab agar mengingatkan anggotanya untuk senantiasa menjaga kesehatan dan tetap semangat dalam menjalankan tugas untuk membantu masyarakat yang terkena musibah.

“Utamakan faktor keamanan dan gunakan masker penutup hidung saat membantu merobohkan rumah warga dan membersihkan puing-puing,” tukasnya.

Sementara itu, Danramil 1615-10/Sembalun Lettu Inf Abdul Wahab menjelaskan, RISHA yang dibangun dibangun di Koramil Sembalun sebanyak satu unit akan dijadikan sebagai rujukan atau percontohan pembangunan rumah masyarakat nantinya.

Menurut dia, dari 136 target pembangunan RISHA di Kecamatan Sembalun, saat ini sudah terbangun sekitar 38 unit.

"Hingga saat ini rumah yang dibangun Kementerian PUPR di wilayah Kecamatan Sembalun baru 38 unit dari rencana 136 unit untuk masyarakat. Semoga sisanya cepat selesai sehingga masyarakat bisa segera menempatinya," katanya. K24