Korem Bantu Salurkan Bantuan Alkap Bangunan di Lombok Utara

Advertisement

Korem Bantu Salurkan Bantuan Alkap Bangunan di Lombok Utara

KATAKNEWS.com
Jumat, 14 September 2018

KATAKNEWS/Penrem 162 WB

BANTUAN ALKAP. Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani menyerahkan bantuan Alkap secara simbolik kepada Kades Teniga, Maswandi, di Lombok Utara.


LOMBOK UTARA - Korem 162/WB  membantu menyalurkan alat perlengkapan untuk pembangunan rumah bagi korban gempa, Jumat (14/9) di wilayah Lombok Utara.

Disambut Kepala Desa Teniga, Maswandi, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., bersama rombongan membawa beberapa alat dan perlengkapan (Alkap) bangunan ke Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara.

"Bantuan Alkap ini akan digunakan untuk mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah masyarakat disini yang rusak akibat gempa bumi," kata Danrem Rizal.

Alat perlengkapan yang didistribusikan antara lain Palu/hammer sebanyak 50 buah, Sekop sebanyak 36, Terpal 3 koli, Selimut 2 koli, Arco 4 buah, Kursi Roda 2 buah, Susu Dancow 4 Dus, Biskuit Khongguan 2 koli dan Mie instan 22 dus.

Kepala Desa Teniga, Maswandi mengapresiasi bantuan tersebut.

"Bantuan peralatan ini tentu sangat berguna bagi warga masyarakat di Desa kami," katanya.

Terkait pemberitaan tentang dana stimulan dari Pemerintah Pusat bagi korban gempa yang sudah diberikan nomor rekening, namun belum bisa bisa dicairkan, Maswandi menjelaskan,  bahwa hal itu terjadi karena memang harus melalui prosedur pencairan sesuai dengan hasil rapat  bersama Kementerian PUPR.

"Sistem dan cara pencairan dana stimulan dari Pemerintah Pusat memilik petunjuk Tehnis  atau Juknis yang harus kita ikuti bersama," katanya.

Perlu Sosialisasi ke Masyarakat

Sementara Danrem Rizal menjelaskan tentang teknis pencairan bantuan stimulan dari Pemerintah Pusat memiliki aturan dan prosedur yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat, yang lebih tepatnya akan dijelaskan oleh pihak BNPB.

"Memang perlu dilaksanakan sosialisasi kepada masyrakat aturan atau prosedure tersebut agar masyarakat mengerti dan  paham betul bagaimana cara mencairkan dana stimulan itu," katanya.

Danrem Rizal berharap, dengan adanya sosialisasi maka masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh hasutan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. K24