Seremoni Sail Moyo Tambora di Sumbawa Direncanakan Dibuka Presiden Jokowi

Advertisement

Seremoni Sail Moyo Tambora di Sumbawa Direncanakan Dibuka Presiden Jokowi

KATAKNEWS.com
Selasa, 03 Juli 2018


SAIL MOYO TAMBORA. Sekretaris Menko Kemaritiman, Agus Purwoto didampingi Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Mohammad Faozal dan Assisten II Pemprov NTB, Chairul Mahsul, saat memberikan keterangan pers terkait persiapan event Sail Moyo Tambora 2018, Selasa (3/7) di Hotel Golden Palace Mataram.(KATAKNEWS/Bara Elank)



MATARAM, KATAKNEWS.com - Seremoni Sail Moyo Tambora 2018 yang akan dilaksanakan di perairan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 9 September mendatang, direncanakan akan dibuka Presiden Joko Widodo dan dihadiri diplomat dari sejumlah negara.

Sekretaris Menko Kemaritiman, Agus Purwoto mengatakan, seremoni Sail Moyo Tambora 2018 di Sumbawa diharapkan bisa mendorong promosi potensi wisata di pulau Sumbawa, NTB, sekaligus menjadi ajang sinergitas antar Kementerian dan Lembaga yang memiliki program yang sama.

"Presiden akan menghadiri dan membuka seremoni Sail Moyo Tambora di Sumbawa 9 September nanti. Diplomat sejumlah negara juga akan hadir. Selain agar bisa melihat langsung event internasional ini, mereka juga bisa melihat bagaimana pembangunan Indonesia berjalan di daerah-daerah termasuk di Sumbawa," kata Agus Purwoto, Selasa (3/7), usai menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Sail Moyo Tambora 2018, di Hotel Golden Palace, Mataram, NTB.

Rapat dihadiri pejabat perwakilan sejumlah Kementerian dan Lembaga, Pemprov NTB, dan Pemda Sumbawa, serta stakeholders kepariwisataan di NTB.

Hadir pula dalam pertemuan, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Mohammad Faozal, Assiten II Pemprov NTB, Chairul Mahsul, dan Sekda Sumbawa Rasyidi.

Seperti diketahui, Indonesia kembali mengambil bagian sebagai destinasi lintasan event internasional World Sail 2018 yang akan dilalui ratusan kapal Yacth dari berbagai negara, pada September mendatang.

Tahun ini, Rally Sail Indonesia mengangkat branding Sail Moyo Tambora 2018 sebagai branding nasional, setelah tahun-tahun sebelumnya mengangkat branding Sail Sabang, Karimata, dan Bunaken.

Agus mengatakan, branding Sail Moyo Tambora ini menjadi peluang bagi NTB untuk mempromosikan potensi wisata di Sumbawa. Jika dalam Sail-Sail sebelumnya perairan NTB hanya disinggahi sebentar, maka di rally Sail kali ini NTB akan jadi tuan rumah seremoni, di mana beragam kegiatan akan dilaksanakan sepanjang Sail melintas.

Menurut Agus, saat ini persiapan Sail Moyo Tambora sudah mantap. Sudah juga dilakukan survey berbagai pihak termasuk Kementerian dan Lembaga berkepentingan untuk melihat potensi konektivitas dan sinergi antar Kementerian dan Lembaga.

"Jadi di Sail Moyo Tambora ini, beberapa program Kementerian dan Lembaga terkait bisa disinergikan waktu dan tempat pelaksanaannya di Sumbawa. Selain agar kegiatan ini lebih semarak karena semua terfokus di satu lokasi, Pemerintah juga bisa lebih fokus dengan hal apa yang akan diangkat," katanya.

Agus menjelaskan, Sail Moyo Tambora bukan proyek euforia apalagi pengalihan kegiatan. Sebab, event ini sudah diusulkan Pemprov NTB sejak 2015 silam. Hanya saja, karena berbagai kendala dan pertimbangan, baru bisa terlaksana di NTB tahun 2018 ini.

Menurutnya, Sumbawa layak dipilih sebagai lokasi seremoni Sail Moyo Tambora. Sebab pesona pulau Moyo di perairan Sumbawa sudah sangat terkenal di dunia.

"Mendiang Lady Diana pernah berlibur di pulau Moyo, artis legendaris Mc Jagger, dan sejumlah tokoh besar pernah juga kesana. Artinya Moyo sudah mendunia," katanya.

Selain itu, kawasan Gunung Tambora juga sudah dikenal luas. Letusan gunung berapi ini pada tahun 1815 silam bahkan sampai mengubah iklim di sebagian belahan bumi. Dua ikon ini sangat tepat untuk mendorong promosi potensi wisata lainnya di Sumbawa.

Dalam rangkaian seremoni Sail Moyo Tambora di Sumbawa nanti, akan digelar juga sejumlah kegiatan internasional, seperti dialog budaya dan seminar internasional Asia Pasific Geopark Network, serta internasional paragliding.

"Kita juga ada event Asean Games, dan itu kami titipkan juga sehingga para peserta bisa juga menikmati keindahan Sumbawa ini," katanya. K18



Editor : Bara Elank