Perkuat Sinergitas Pusat dan Daerah, Alasan Baiq Diyah Ratu Ganefi Kembali Maju di Bursa DPD RI 2019

Advertisement

Perkuat Sinergitas Pusat dan Daerah, Alasan Baiq Diyah Ratu Ganefi Kembali Maju di Bursa DPD RI 2019

KATAKNEWS.com
Selasa, 17 Juli 2018


SINERGITAS PEMBANGUNAN. Anggota DPD RI Perwakilan NTB, Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi, saat memberikan keterangan pers, Selasa (17/7) di Mataram. (KATAKNEWS/Bara Elank) 




MATARAM, KATAKNEWS.com - Sinergitas dan sinkronisasi program dan kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, merupakan salah satu faktor pendukung kesuksesan pembangunan di suatu daerah secara utuh.

Hal ini yang membuat anggota DPD RI, Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi SH bertekad untuk kembali maju di bursa calon anggota DPD RI dari NTB dalam Pemilu 2019 mendatang.

Petahana 10 tahun DPD RI asal NTB ini menilai, masih banyak program di sejumlah daerah yang sebenarnya bagus namun tidak berjalan dengan hasil yang maksimal akibat tidak mendapat support penuh dari pemerintah pusat.

"Selama ini cukup banyak program di daerah yang belum konek dengan program pusat, sehingga program tidak berimplikasi pada perhatian dari pusat dan akhirnya hanya jalan di tempat. Sinergitas dan sinkronisasi program pusat dan daerah ini penting, karena saya melihat seluruh proses pembangunan (daerah) sejatinya harus konek dengan program di pusat," kata Baiq Diyah, Selasa (17/7) di Mataram.

Menurutnya, belajar dari pengalamannya selama sebagai anggota DPD RI 2014-2019, tidak maksimalnya perhatian pusat terhadap program di suatu daerah bukan karena ketidak pedulian pusat, namun lebih kepada kurangnya komunikasi leading sector di daerah dengan Kementerian/Lembaga yang membidangi program di pusat.

Baiq Diyah menilai, peran DPD RI sangat strategis sebagai penghubung pusat dan daerah untuk mendorong sinergitas dan sinkronisasi program pembangunan di daerah.

Berdasarkan konstitusi, DPD RI memiliki fungsi legislasi, seperti mengajukan rancangan undang-undang (RUU) kepada DPR dan juga ikut terlibat membahas RUU. Lembaga perwakilan daerah-daerah ini, juga melakukan pertimbangan dan pengawasan pada sejumlah bidang, seperti otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah,pengelolaan sumberdaya alam dan sumberdaya ekonomi lainnya, serta perimbangan keuangan pusat dan daerah.

"Sering sekali hal-hal itu (program pusat dan daerah) tidak nyambung. Dengan mencalonkan kembali menjadi DPD RI, itu kita ingin DPD RI itu punya pemanfaatan yang lebih baik lagi buat daerah dan semakin memperkuat sinergitas antara pusat dan daerah," katanya.

Seperti dilansir di laman tirto.id, Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi SH merupakan petahana anggota DPD RI perwakilan Provinsi NTB periode tahun 2014 -2009 setelah berhasil mendapatkan 187.695 suara pada Pemilu 2014.

Lahir di Mataram pada 20 Oktober 1963, selain sebagai pengusaha dan politisi, Baiq Diyah juga dikenal sebagai pribadi yang aktif berorganisasi.

Beberapa rekam jejaknya antara lain menjadi Ketua BPD Asephi NTB, Ketua PengProp PRSI, Ketua Bidang Pengembangan Usaha Dekopinwil NTB, Mantan Ketua Panwas Pilkada Kota Mataram tahun 2005, Mantan Ketua Kadin Bidang Pengembangan Usaha, Sekretaris Dekranasda NTB, Sekretaris Parfi NTB, Sekretaris DPD IWAPI NTB, Ketua BPC Hipmi Lombok Barat, Direktur Sekolah Kepribadian Baiq Ayu Mataram, serta Duta Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Selama menjadi anggota DPD RI, Baiq Diyah juga tercatat sangat aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah di 10 daerah Kabupaten dan Kota di NTB, selain dengan Pemprov NTB sendiri.

Ia juga beberapa kali mampu membantu program di daerah terkoneksi dan mendapat perhatian serta dukungan pemerintah pusat, terutama di sektor kesehatan. K18




Editor : Bara Elank