Pecahkan Rekor MURI, Badilum MA dan Arya Noble Operasi Gratis Ratusan Penderita Katarak dan Hernia di Lombok

Advertisement

Pecahkan Rekor MURI, Badilum MA dan Arya Noble Operasi Gratis Ratusan Penderita Katarak dan Hernia di Lombok

KATAKNEWS.com
Minggu, 08 Juli 2018


REKOR MURI. Dirjen Badilum MA, Dr. Herri Swantoro, bersama Corprate Affairs Director Arya Noble, Andreas Bayu Aji (kedua kanan) dan Vice President dari Museum Rekor Indonesia, Osmar Semesta Susilo (kanan) usai penyerahan penghargaan MURI dalam Operasi Hernia Terbanyak di Lombok.(KATAKNEWS/Istimewa)





MATARAM , KATAKNEWS.com - Badan Peradilan Umum (Badilum) Mahkamah Agung RI bekerjasama dengan Arya Noble, sebuah perusahaan investasi bidang dermatology, pharmaceutical, healthcare & culinary di Indonesia, selama dua hari Jumat (6/7) - Sabtu (7/7), menggelar operasi gratis bagi penderita Katarak dan Hernia, di Lombok Tengah dan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam kegiatan itu, sedikitnya 156 orang penderita Katarak dan 15 orang penderita Hernia berhasil menjalani operasi gratis yang dilaksanakan di RSI Yatofa Praya, Lombok Tengah.

Sementara di Lombok Timur, sedikitnya 156 orang penderita Katarak dan 23 orang penderita Hernia menjalani operasi gratis di RSUD dr Soedjono, Selong, Lombok Timur.

Dirjen Badan Peradilan Umum Dr. Herri Swantoro. SH. MH mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kontribusi nyata dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI untuk Masyarakat Indonesia.

"Kami sangat senang jika melihat kebahagian dari masyarakat ketika sudah bisa beraktifitas secara normal lagi karena Hernia dan Kataraknya sudah hilang," kata Herri Swantoro, didampingi oleh Kepala Pengadilan Negeri Selong, Sri Sulastri SH MH, Sabtu (7/7)  di sela pelaksanaan operasi gratis di RSUD dr R Soedjono Selong.

Ia berharap, operasi Hernia dan Katarak bisa memudahkan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari dan dapat meningkatkan produktifitas mereka dalam melakukan pekerjaan.

Pecahkan Rekor MURI

Kegiatan sosial operasi Hernia dan Katarak Gratis yang dilaksanakan Badilum MA dan  Arya Noble di Lombok, mencatat Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Kategori rekor yang terpecahkan adalah “Operasi Hernia Terbanyak dalam Sehari di Indonesia”.

Hal ini berkaitan dengan berhasilnya tim dokter dalam kegiatan tersebut, mengoperasi 23 orang penderita Hernia di RSUD dr Soedjono Selong, Lombok Timur dalam waktu satu hari.

Corporate Affairs Director PT Arya Noble, Andreas Bayu Aji mengatakan, kegiatan operasi gratis bagi penderita Katarak dan Hernia di Lombok ini merupakan salah satu program Coporate Social Responsibility  (CSR) dari Arya Noble yang fokus terhadap bidang Kesehatan masyarakat, khususnya penanganan Buta Katarak dan Hernia.

"Kami sangat bersyukur sekali jika kegiatan ini mendapatkan penghargaan dari MURI. Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri untuk kami, dan saya yakin dengan adanya penghargaan ini akan menambah semangat kami dari Arya Noble untuk terus meningkatkan bentuk tanggung jawab sosial Perusahaan kami kepada seluruh rakyat Indonesia,” kata Andreas.

Andreas menjelaskan, Arya Noble konsisten melakukan oprasi Katarak gratis bagi masyarakat.

Dalam periode 2017 hingga 2018 ini, Arya Noble telah berhasil mengoperasi sebanyak 1963 orang penderita Katarak di berbagai daerah di Indonesia, seperti Makassar, Jepara, Malang, Kupang, Kudus, Sukabumi, Temanggung, Wonogiri dan Surabaya.

Sementara di Lombok operasi katarak yang diadakan di RSI Yatofa, Lombok Tengah dan RSUD dr. R Soedjono Lombok Timur menargetkan untuk 500 penderita katarak yang ada di daerah Lombok.

“Kali ini kami lakukan di Lombok, karena kami ingin membantu program Pemerintah dalam penanganan buta katarak di daerah NTB. Karena di Lombok prevelansinya cukup tinggi untuk Katarak," katanya.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil dari Rapid Assesment of Avoidable Blindness di 15 Provinsi di Indonesia yang dilakukan oleh Kemenkes, prevelansi kebutaan di NTB mencapai 4% dari total jumlah penduduk, dan Katarak menyumbang 78,1% untuk penyebab kebutaan ini.

"Data ini cukup tinggi untuk di Nusa Tenggara Barat, maka dari itu kami  tetap konsisten, selain membantu para penderita Hernia kami juga tetap melakukan operasi katarak," jelas Corporate Affairs Director Arya Noble, Andreas Bayu Aji.

Kegiatan operasi Hernia dan Katarak gratis ini berlangsung atas inisiasi dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung R.I, yang bekerja sama dengan Arya Noble, Kantor Pengadilan Tinggi Mataram, Kantor Pengadilan Negeri Praya, Kantor Pengadilan Negeri Selong, Dinas Kesehatan Kab. Lombok Tengah, Dinas Kesehatan Kab. Lombok Timur, Rumah Sakit Islam Yatofa, RSUD dr. R. Soedjono, dan Himpunan Bersatu Teguh.

Sementara itu, Vice President MURI Osmar Semesta Susilo menjelaskan, MURI mencatat karsa dan karya yang kategorinya superlatif, pertama, atau unik.

"Operasi Hernia yang dilakukan oleh Badilum dan Arya Noble ini belum pernah dilakukan oleh pihak lain, sehingga kami catatkan sebagai rekor Operasi Hernia Terbanyak Dalam Waktu Satu Hari di Indonesia," katanya.

Osmar mengatakan, program yang dilakukan Badilum dan Arya Noble sangat baik, terutama karena menyentuh di sektor kesehatan.

"Selain dari tercapainya rekor MURI ini kami juga berharap program ini dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” kata Osmar.

Tentang CSR Arya Noble

PT Arya Noble adalah Perusahaan Investasi Strategis yang bergerak dalam bidang dermatology, pharmaceutical, healthcare & culinary di Indonesia.

Arya Noble memiliki 4 Unit Usaha yaitu Erha Clinic, Genero Pharmacy, Derma XP dan Marco Padang Peranakan di bidang Kuliner.

Corporate Relations & CSR Manager Arya Noble, Agustina Sri Rezeki menjelaskan, selama ini Arya Noble melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) di bawah payung program “Arya Noble untuk Indonesia”.

"Program-program CSR yang ada dibawah naungan Arya Noble untuk Indonesia adalah wujud kepedulian perusahaan terhadap pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan lingkungan di Indonesia," kata Agustina Sri Rejeki.

Dipaparkan, program “Arya Noble untuk Indonesia” terdiri dari 4 pilar utama yaitu, Indonesia Sehat yang memiliki fokus pada upaya peningkatan kualitas kesehatan Masyarakat di Indonesia, Indonesia Pintar yang  berfokus pada peningkatan kualitas Pendidikan di Indonesia, Indonesia Hijau yang memiliki fokus pada program-program yang terkait dengan lingkungan, dan Indonesia Mandiri yang memiliki fokus pada program kewirausahaan mandiri Indonesia.

"Pilar-pilar CSR ini mengandung arti bahwa semua kegiatan sosial yang dilakukan oleh Arya Noble harus memberikan dampak positif dan mempunyai manfaat yang baik untuk Indonesia," kata Agustina Sri Rejeki. K22




Editor : Bara Elank