Puncak Latnister, Para Babinsa Aplikasikan Tiga Metode Binter

Advertisement

Puncak Latnister, Para Babinsa Aplikasikan Tiga Metode Binter

KATAKNEWS.com
Kamis, 08 Maret 2018

LATNISTER. Para Babinsa  jajaran Kodim 1615/Lombok Timur, Kamis (8/3), melaksanakan Karya Bhakti membersihkan bahu jalan di Desa Labuhan Haji, Lombok Timur. Kegiatan ini merupakan puncak Latihan Teknis Teritorial (Latnister) yang digelar Kodim 1615/Lombok Timur. (KATAKNEWS/Foto : Penrem 162/WB) 
LOMBOK TIMUR, KATAKNEWS.com - Sebanyak 221 orang Babinsa di jajaran Kodim 1615/Lombok Timur, Kamis (8/3), melaksanakan aplikasi lapangan tiga metode binter untuk menuntaskan metode latihan dalam latihan teknis teritorial (Latnister) yang diselenggarakan oleh Kodim 1615/Lombok Timur.

"Dalam tahap akhir Latnister ini, para Babinsa mempraktekan langsung di lapangan atas teori-teori yang telah dibekalkan pada hari-hari sebelumnya," kata Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf Agus Setiandar, S.I.P.

Menurutnya, aplikasi lapangan itu meliputi tiga metode yang dikenal dengan Metode Pembinaan Teritorial (Binter), antara lain Bhakti TNI, Komunikasi Sosial (Komsos) dan Pembinaan Perlawanan Wilayah (Binwanwil).

Pada puncak kegiatan Latnister Kodim 1615/Lotim itu, sebanyak 171 orang Babinsa melakukan aplikasi Bhakti TNI dengan melaksanakan karya Bhakti di Dusun Labu Aji, Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji dengan sasaran pembersihan bahu jalan dan saluran drainase panjang 400 M.

Sementara, 25 orang Babinsa melaksanakan aplikasi Komunikasi Sosial (Komsos) dengan melakukan praktek komunikasi dalam rangka pengumpulan data teritorial (Puldata Ter) dari para Muspika, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda di Kecamatan Labuhan Haji.

Sebanyak 25 orang Babinsa melakukan aplikasi Pembinaan Perlawanan Wilayah (Binwanwil) dengan melaksanakan Pembinaan Rakyat Terlatih (Binratih) dan pembekalan wawasan kebangsaan (Wasbang) terhadap 40 orang Mahasiswa Akademi Ilmu Pelayaran (AIP) Nusantara di Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji.

Dandim Agus menjelaskan, dalam pelaksanaan aplikasi lapangan ini para Babinsa tidak hanya melaksanakan kegiatan yang telah disiapkan melainkan mereka juga ikut melakukan proses perencanaan dan persiapan. Harapannya agar ke depan mereka mampu merencanakan dan menyelenggarakan berbagai kegiatan Binter di wilayah binaan masing-masing secara mandiri.

"Disini mereka tidak hanya datang untuk melaksanakan, tapi mereka juga ikut serta melakukan proses perencanaan, komunikasi, koordinasi, peninjauan dan lain sebagainya, agar mereka nantinya bisa melakukannya di wilayah binaan masing-masing secara mandiri, karena mereka kan setara dengan Kepala Desa atau Lurah," jelas Dandim Agus.

Ia berharap, semoga Latnister kali ini mencapai sasaran yang diharapkan, dalam arti bahwa para Babinsa mampu melaksanakan tugas di lapangan dengan baik, lancar dan berhasil sehingga tercipta suatu tatanan masyarakat yang tentram, aman dan damai guna mendukung proses pembangunan daerah.

Dandim Agus menambahkan, dalam upaya peningkatan kemampuan Binter para Babinsanya, pihaknya juga merencanakan kegiatan Lomba Babinsa Teladan yang akan dilakukan setiap akhir triwulan. Hal ini dimaksudkan untuk memacu dan memotivasi para Babinsa untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya.

"Sehingga selain para Babinsa ini mampu melaksanakan tugas-tugas Binter dengan berhasil, mereka juga mampu tampil sebagai teladan bagi warga masyarakat di wilayah binaannya," katanya. K19

Editor: Bara Elank