Timor Leste Akan Sinergi Dengan Indonesia Perangi Illegal Fishing

Advertisement

Timor Leste Akan Sinergi Dengan Indonesia Perangi Illegal Fishing

Redaksi KATAKNEWS
Rabu, 06 Desember 2017

Kerjasama Timor Leste - Indonesia.
JAKARTA, KATAKNEWS.com - Pemerintah Timor Leste bakal bersinergi dengan Indonesia untuk memerangi illegal fishing. Hal ini ditegaskan menyusul pengangkapan kapal berbendera Timor Leste di wilayah perairan Kupang, NTT.

Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia, Alberto Xavier Pereira Carlos memastikan bahwa Pemerintah Timor Leste, tidak pernah menerbitkan izin penangkapan ikan bagi Fu Yuan Yu 831 di WPP 573, lokasi kapal tersebut tertangkap.

Baca Juga : Kapal Illegal Berbendera Timor Leste Ditangkap Di Perairan Kupang

Sepakat dengan pemerintah Indonesia, Alberto menyebut bahwa illegal fishing tak hanya menjadi musuh Indonesia tetapi juga di negaranya. Ia mengaku, Timor Leste bahkan merugi hingga jutaan dolar Amerika Serikat (USD) setiap tahun akibat praktik tersebut.
“Sebagaimana kita tahu Timor Leste setiap tahun merugi, rugi USD 45 juta dari illegal fishing,” katanya, melalui rilis pers yang dilansir Humas KKP, Rabu (6/12).
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Sama halnya dengan Indonesia, pemberantasan illegal fishing telah menjadi salah satu fokus pemerintah Timor Leste. Oleh karena itu, Indonesia melalui KKP dan Ministry of Agriculture, Forestry, and Fisheries  Timor Leste telah menandatangani Joint Communique pada 26 Januari 2016 lalu.

Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia dan Timor Leste akan bekerja sama dan berkoordinasi dalam penanggulangan Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing.

“Sebagaimana kita tahu, Timor Leste dan Indonesia sangat dekat, dua negara tetangga yang sudah bekerja sama dengan erat mulai dari beberapa waktu yang lalu untuk Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing,” tukas Alberto.

Menurutnya, Indonesia dan Timor Leste memiliki kesamaan persepsi dan pandangan mengenai IUU Fishing yang tak boleh dibiarkan terjadi di mana pun di dunia. Dan oleh karena itu Indonesia dan Timor Leste perlu bahu membahu mengatasi persoalan ini.

“Kami sangat menghargai kerja sama ini dengan Indonesia. Kami senang berdampingan dengan Ibu Susi. Apa program Ibu Susi yang sesuai dengan program kami pasti kita akan akan kerja sama combate (melawan) illegal fishing di Timor Leste,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Alberto juga memaparkan bahwa belum lama ini, pemerintah Timor Leste telah menangkap 15 kapal pelaku illegal fishing. Untuk itu, ia mengundang tim Indonesia untuk bergabung melakukan penyidikan bersama tim Timor Leste. K24

Editor: Bara Elank