Ratusan Species Ikan Hias Indonesia Unjuk Keseksian Dalam Nusatic 2017

Advertisement

Ratusan Species Ikan Hias Indonesia Unjuk Keseksian Dalam Nusatic 2017

Redaksi KATAKNEWS
Jumat, 01 Desember 2017

Pembukaan pameran Nusatic 2017 di Tangerang.
TANGERANG, KATAKNEWS.com - Ratusan jenis species ikan hias di Indonesia menampilkan keindahan bernilai tinggi, Jumat (1/12/2017) dalam gelaran Pameran Ikan Hias Internasional "2nd Indonesia Ornamental Fish & Aquatic Plant Show" Nusantara Aquatic (Nusatic) 2017 di Indonesia Convention & Exhibition (ICE) Tangerang, Provinsi Banten.

Pameran yang disebut-sebut sebagai pameran terbesar di dunia itu, dibuka oleh Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Nilanto Perbowo.

Dalam sambutannya, Nilanto mengatakan, ekspor ikan hias laut Indonesia saat inimenduduki posisi ke 3 dunia, dengan nilai mencapai sekitar 5,43 Juta US dolar.  Sementara nilai ekspor ikan hias air tawar menduduki posisi ke 5 besar dunia, dengan nilai mencapai 14,16 Juta US $, dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir (2007 – 2016).

Dengan potensi yang ada itu, Nilanto mengajak pebisnis dan pembudidaya ikan hias Indonesia untuk mengalahkan Singapura yang saat ini merajai pasar ikan hias dunia.

“Bagaimana mungkin kita bisa kalah? Laut kita luas, sumber daya kita berlimpah, tapi kenyataannya, kita belum jadi nomor satu di dunia ikan hias. Padahal Singapura luasnya mungkin sama dengan Tangerang ini,” katanya.

Menurutnya, penyelenggaraan rangkaian kegiatan ini untuk meningkatkan kepedulian tentang potensi ikan hias Indonesia, kesepakatan untuk membangun Industri Ikan Hias Nasional mewujudkan Indonesia sebagai produsen dan eksportir Ikan Hias No. 1 di dunia dan peluncuran Rencana Aksi Nasional (RAN) Pembangunan Industri Ikan Hias 2017-2021.

Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar menyambut baik terselenggaranya Nusatic 2017. Bupati Ahmad juga mengaku pecinta ikan hias dan memiliki aquarium di rumah dan di kantor, tapi belum menyangka kalau industri ikan hias Indonesia sangat potensial.

Bupati Ahmad, Perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan Nilanto, Direktur Nusatic Sugianto dan Perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Sugeng Harmono menabuh bedug sebagai tanda resmi dimulainya pameran. K18

Editor: Bara Elank